Story cover for Next Summer by harujonggu04
Next Summer
  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published May 02, 2017
[SEBELUM BACA JANGAN LUPA FOLLOW]

"Kini sudah sepuluh tahun kamu pergi" batinnya sambil mengingtat kenangannya dengan sosok yang entah dimana dia sekarang.

"Kamu bisa janji kita bisa ketemu lagi?" tnya gadis kecil itu sambil menagis

"Iya Alzan janji, kita pasti ketemu lagi" ucap anak laki-laki itu sambil menyodorkan jari kelingkingnya "Jangan lupain aku ya Ocha" lanjutnya

"Iya Ocha gak akan lupain Alzan" ucap gadis kecil itu sambil menautkan jarinya dengan jari Alzan
All Rights Reserved
Sign up to add Next Summer to your library and receive updates
or
#24percitaan
Content Guidelines
You may also like
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
You may also like
Slide 1 of 10
FRIEND'S cover
Paradise cover
Putralisha~ cover
Stupid Love [END] cover
Sour Seventeen  cover
dimana janji tersebut cover
Tentang Kita (Selesai) cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
HALOALKANA cover
Dua Cinta (Our Promise) cover

FRIEND'S

9 parts Complete

"Udah lama gak ketemu ya. Gue kangen suara lo. Kemaren waktu kita ketemu lo sama sekali gak ngomong, kenapa?" cowok itu berbicara seakan sudah mengenal Ara sangat dekat. "Ah itu, gak tau. mungkin gue masih ngantuk" "Harusnya gue yang bilang kangen sama suara lo" Tidak akan lagi aku meminta untuk di pertemukan dengan mu. Do'a ku selama ini sudah terjawab. Dan itu pertanda bahwa kau sudah pasti menjadi milikku. ### Follow biar ga ketinggalan lanjutan ceritanya #1 nostalgia pada 26Mei 2022 #2 nostalgia pada 3 Mei 2022