Romeo Und Juliet

Romeo Und Juliet

  • WpView
    Reads 331
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 26, 2018
Nama gue Romeo Aditiya Barawijaya. Gue punya semua apa yang orang inginkan. Kekayaan, kegantengan, kepintaran, ketenaran. Tapi ada 2 hal didunia ini yang sulit gue dapatin. Pertama kebahagiaan, kedua Juliet--gadis aneh tapi gue suka. Tapi gue yakin Juliet pasti bakalan jadi milik gue sama seperti kisah Romeo dan Juliet. -- Nama aku Julieta Maudya Ayunanda. Aku gak kaya tapi pintar. Aku nggak cantik karena menurut aku cantik itu relatif dan aku nggak mau sok-sok'an bilang aku cantik. Aku gak tenar. Aku hanya anak seorang ibu kantin disekolah. Dan menurut aku , aku nggak cocok jadi Juliet-nya Romeo si most wanted-nya sekolah.
All Rights Reserved
#214
romeo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sparks Between Us
  • My Bad Boy Friend
  • ADEEVA
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Romeo Damarendra
  • Sudahkah Kau Cinta Padaku
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Why?
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END
  • The Chance

Sinopsis: Justin dan Juliette dijodohkan oleh kedua orangtua mereka-sebuah keputusan yang terasa konyol bagi dua pribadi yang tampaknya tak memiliki satu pun kesamaan. Justin, pria tampan, cerdas, dan populer, mempertanyakan keputusan ayahnya: mengapa harus dijodohkan dengan Juliette, gadis aneh yang sulit ditebak dan terlalu berbeda dari semua perempuan yang pernah ia kenal? Sementara Juliette, yang terbiasa hidup tenang dan berpikir kritis, tak habis pikir: kenapa semua orang mengagumi Justin seperti seorang dewa, padahal baginya pria itu tidak lebih dari ego besar yang dibungkus pesona palsu? Kencan pertama mereka berjalan mengenaskan-canggung, dingin, dan penuh keengganan. Hari-hari berikutnya tak jauh berbeda, penuh paksaan, rutinitas, dan usaha tak kentara untuk saling menjauh. Namun waktu memiliki cara tersendiri untuk meretas jarak. Di balik benturan kepribadian dan sikap saling menjatuhkan, perlahan muncul celah-tempat di mana pengertian mulai tumbuh, dan prasangka mulai goyah. Justin mulai melihat bahwa Juliette tidak seaneh yang ia kira. Justru berbeda-dan itu yang membuatnya istimewa. Juliette pun mulai menyadari bahwa di balik kesombongan Justin, ada sisi yang tak ia duga: rapuh, jujur, dan mungkin... tulus. Mereka tidak mencari cinta. Tapi mungkinkah cinta justru diam-diam menemukan mereka? ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines