Happiness

Happiness

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 9, 2017
Semua orang pasti menginginkan kebahagiaan, begitu juga gue. Awalnya gue selalu hidup bahagia ditemani oleh sahabat dan orang tua gue. Tapi sebuah penyakit menyerang salah satu dari sahabat gue dan membuatnya tidak bisa hidup lebih lama lagi, dan akhirnya dia meninggal. Lalu sebuah kecelakaan kembali membuat luka di hati gue. Gue nggak inget hal apa saja yang pernah terjadi sebelumnya. Amnesia. Gue merasa jadi orang bodoh sekarang. Gue bener-bener nggak bisa nerima kenyataan ini, ini terlalu berat buat gue kehilangan tiga orang penting dihidup gue, "ya tuhan jangan ambil orang yang aku sayangi lagi, aku mulai kesepian, tidak ada lagi kebahagiaan." Tapi disaat gue sedih orang yang selalu mengganggu hidup gue justru menyemangati gue untuk merelakan apa yang sudah terjadi, walaupun berat tapi seiring berjalannya waktu gue pun mulai merelakan apa yang sudah terjadi, karena itu adalah takdir.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • M E M O R Y  (On Going)
  • B3DA
  • The Past And The Future
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Friend's Zone's
  • You And I
  • ngger adalah vandyku
  • THIS YOU!!?
  • Why?? Kumpulan Cerpen✔
  • SasuHina - Love Story

Cerita yg tadinya gue pikir Cuma terjadi dalam sinetron yg gue liat ditelevisi. Yg alurnya sama sekali nggak gue duga dan gue sangka bisa gue alamin sendiri. Susah dan senang memang menjadi satu paket alur yg akan diterima saat kita masih hidup. Gue sadar itu. Karena nggak mungkin hidup itu Cuma seneng aja, begitu pun sebaliknya. Tetapi menurut gue, hidup gue ini lebih banyak susahnya sih dari pada senengnya. Hehe. Mungkin karena gue kurang bersyukur dengan segala nikmat yang udah Allah kasih ke gue. Bisa jadi. Tetapi kalau kalian yg mengalami apa yang gue alamin, mungkin kalian bakal pilih untuk bunuh diri atau lari dari semua kenyataan hidup kalian. Bukan maksud sombong dan sok bisa menjalani semuanya, tetapi memang hidup yg gue jalanin ini emang berat dan keras banget. Siapa pun temen deket gue yg gue curhatin masalah kehidupan gue pasti pada geleng-geleng kepala sendiri dan ngucapin supaya gue banyak bersabar menghadapinya. Keluarga, sahabat, bahkan pacar sekali pun cuma datang silih berganti dan mau mengakui status gue terhadap mereka pas mereka lagi butuh sesuatu sama gue. Haha. Sakit emang, tapi mau gimana lagi. Cuma rasa sabar yg bisa gue panjangin buat ngehadepin semua itu. and then satu hal yang gue inget n yakin sampai saat ini adalah nggak akan ada orang yang bisa gue percaya or gue jadiin tempat sandaran selain diri gue sendiri dan Allah SWT semata. Penasaran gimana kisah hidup gue? Lets check this out !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines