Heart VS Brain

Heart VS Brain

  • WpView
    LECTURES 449
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mai 18, 2020
"Gua masih kuat berjuang" itu adalah kalimat konyol yang selalu di lontarkan oleh sang Hati. "Tapi lo udah di sakitin berkali-kali," ujar sang Otak. "Persetan! Gua yang sakit kenapa jadi lo yang ribet? Kalo lo ga suka, pergi aja sana." Cecar sang Hati. "Aneh lo yah, di luar banyak yang udah berharap dan nunggu elo. Setidaknya kasih gua satu alasan kenapa lo masih berjuang!" "Karena gua sayang sama dia nggak pake alasan. Jadi gua nggak punya alasan untuk pergi." "Kalo lo punya alasan? Lo bakal pergi?" tanya sang Otak. "Kalo gua pake alasan, nggak ada yang namanya sayang. Dan yang pastinya, misalnya gua sayang sama dia karena dia cantik, mungkin kalo dia udah nggak cantik, gua udah gak sayang sama dia." Jelas sang hati panjang lebar. "Oke, gua bakal terus berusaha sampai lo setuju sama gua buat ngeganti dia. Kalo lo setuju sama gua, yang nentuin penggantinya itu gua." Tantang sang Otak. "Boleh aja. Dan gua nggak semudah itu langsung setuju untuk ngeganti dia. Lo harus punya alasan yang kuat." sang hati menjawab dengan mantap. . . . . . . . Selamat datang di cerita ke 3 dari Fursie. Di publish pada: jum'at, 5 mei 2017
Tous Droits Réservés
#71
seniorhighschool
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Hukum Cinta || OhmNanon
  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • BACKBURNER
  • FALLING IN LOVE
  • Struggled
  • Amor Almira
  • I LOVE MIMA (Lurah Family)
  • Diantara Kalian

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu