Crimson Legacy: Memory, Diplomat, and Organization

Crimson Legacy: Memory, Diplomat, and Organization

  • WpView
    Reads 571
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 2, 2025
Sky adalah mesin pembunuh tanpa masa lalu. Identitasnya telah dilucuti, ingatannya dikunci oleh organisasi, dan satu-satunya tujuan hidupnya adalah menjalankan perintah tanpa pertanyaan. Namun, ada satu nama yang mengusik pikirannya-Renata. Renata, seorang pengacara yang tak kenal takut, telah lama mencari Kara-pria yang ia cintai dan yang menghilang bertahun-tahun lalu. Tapi pria yang kini berdiri di hadapannya bukan lagi Kara. Ia adalah Sky, seorang eksekutor yang tidak mengenalnya, tidak mengingat janji mereka, dan lebih dari itu-tidak ragu untuk membunuhnya jika diperintahkan. Di balik layar, Adrian dan Tonny berusaha mengungkap konspirasi besar yang membelenggu Kara. Organisasi yang mereka hadapi bukan hanya bayangan di negeri ini, tetapi juga bagian dari jaringan gelap yang menjangkau politik internasional. Kanselir Jerman, diplomat rahasia, hingga petinggi pemerintahan, semua terikat dalam lingkaran kekuasaan yang telah mengubah Kara menjadi alat pembunuh tanpa kehendak sendiri. Ketika organisasi menyadari bahwa Kara mulai goyah, mereka menjebaknya. Ia dikurung dalam fasilitas rahasia, dipaksa menjalani hipnosis brutal yang menghapus keraguan dalam dirinya. Luka tembak di pelipisnya menjadi tanda bahwa Sky telah lahir kembali, dan tugas barunya adalah memburu orang-orang yang ingin membangunkannya-termasuk Renata. Tapi ada sesuatu yang tidak bisa dihapus begitu saja-perasaan. Di antara kebohongan, manipulasi, dan pertarungan hidup-mati, Kara harus memilih. Apakah ia akan kembali menjadi pria yang mencintai Renata? Atau tetap menjadi senjata organisasi yang siap mencabut nyawanya sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hening Dalam Luka
  • Diary Renata [END]
  • Kurung
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • School Magic (hanya gue yang boleh bully dia)
  • RESONANSI PELURU
  • Memorable Night #N1 ( LENGKAP )
  • Bayangan di balik api
  • ALKARA ( TAMAT)
  • {WN} Leave Me Alone, Heroines! I

Mari jelajahi tabir tipis antara alam kesadaran dan bawah sadar bersama The High Priestess, merangkul Kebangkitan Spiritual sebelum Hari Penghakiman tiba. --- "You see. Unlike you, I have money. I have power. What I don't have..." Sejenak berhenti, dia menyondongkan dadanya ke tepi meja, semakin mengintimidasi Val yang kala itu duduk tepat di hadapannya. "Is my wife. Sara was my wife." Bisik sang pria asing dengan senyum menyeringai bagaikan predator yang sedang menatap makan malam nya. Seketika, Val pun memahami bahwa tujuan kedatangan pria asing itu adalah untuk melenyapkan nyawanya. Atas sebuah kesalahan yang dia perbuat di masa lalu. --- Sara Rosiana. Indah dirinya memancarkan cahaya yang berbeda, mengobarkan api kehidupan yang telah lama padam di dalam hidup Renas, sejak mereka pertama bertemu. Renas Aeldra Karim. Seorang tycoon galangan kapal tanah air. Keras wataknya yang seringkali mendominasi. Intensitas gairah, obsesi, ketulusan, dan kesetiaan cintanya pada Sara. Siapa sangka ia memiliki 'wajah ketiga' yang tak pernah ia tunjukkan kepada dunia: Sebuah agresi yang bisa berujung fatal. Hampir lima tahun setelah pernikahan bahagia mereka, Sara mengakhiri hidupnya. Begitu saja, tanpa surat peninggalan---mencabik-cabik hati Renas dan impian masa depannya dengan Sara. "Aku tahu apa yang sebenarnya terjadi." Richard, sahabat lama mendiang Sara sejak SMA, berbisik kepada Renas di hari pemakaman wanita itu. Siapa sangka seorang wanita yang lembut tutur kata dan perilakunya bisa menyimpan rahasia kelam, bahkan dari suaminya sendiri? Novel ini bukanlah perihal pembunuhan semata. Namun, seorang suami yang patah hatinya, rusak hancur jiwanya, karena seseorang telah menghancurkan kedamaian istrinya di masa lalu, sehingga kegelapan jiwanya tidak dapat dihindari. Jadi lari, larilah sekuat tenaga. Karena Renas akan menemukan dalang di balik tragedi ini, meski harus mengarungi lautan hingga ke ujung dunia. Nyawa harus dibayar dengan nyawa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines