We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
di pagi hari

di pagi hari

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
kulihat sang fajar terbit di ufuk timur menerangi seseorang di ujung sana kulihat semakin bercahaya wajahnya hingga gelap menjadi terang aku bisa lihat dengan sempurna wajah yang tenang tetapi ada kesedihan menyelimuti dirinya sosok yang sangat sempurna bagiku aku menghampirinya lebih dekat hingga dia mengetahui kedatanganku aku berada disampingnya menikmati hangatnya sang fajar sungguh sangat indah sang fajar di ufuk timur kami saling diam hanya ada suara jangkrik yang menyanyi hingga seseorang itu menoleh kepadaku dia berkata"apa kau pernah menyukai seseorang yang sama sekali tidak mencintaimu ?" badanku bergetar mendengar ucapannya hingga seluruh tubuhku di penuhi keringat dingin sungguh pertanyaannya sangat menusuk setelah beberap menit aku berkata"entahlah,menyukai seseorang tetapi dia tidak mencintaiku memang sangat menyakitkan,tapi dengan begitu aku menjadi sadar,tidak seharusnya aku mencintainya,mungkin nanti ada yang lebik baik,entah itu kapan" seseorang itu menatap lagi ke ufuk timur memejamkan mata menikmati kehangatan sang fajar dan akupun melihat ke samping mendapati dia dipenuhi dengan sinaran fajar aku terpaku melihatnya seseorang yang sangat sempurna bagiku seseorang yang sangat aku sukai lau dia menatapku dengan senyuman yang membuatku merasa tenang akupun membalasnya dengan senyuman yang sangat berarti senyuman yang tidak bercampur dengan kesedihan seseorang itu menatapku sangat lama aku merasakan tatapannya itu penuh arti akupun menatapnya dengan setengah melamun dan aku merasakan kehangatan ditubuhku hingga aku tersadar dari lamunanku mendapati dirinya telah memelukku aku masih tidak percaya tetapi ini memang kenyataannya tanganku bergerak membalas pelukannya aku tidak mengerti apa yang aku lakukan seperti ada dorongan yang mengatakan untuk membalasnya sangat lama aku berada di pelukannya seningga dia berkata"aku minta maaf,atas apa yang aku lakukan,biarkan aku memelukmu sebentar saja" akupum menjawab dengan sebuah anggukan. #END
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Alice & Adrian
  • Sahabatku Cintaku: Tersimpan [Republish]
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Sebelum Luka
  • My Diary
  • Pagi untuk Reyna
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • the other side

The time has come That we must be a part The memory is still in my mind But you have gone And you leave me a lone Why do you love me So sweet and tenderly I do everything to make you happy... But now everything It's only a dream A dream that never comes I only wait Till true love will come Why do you love me So sweet and tenderly I do everything to make you happy... But you have gone... And you life me a lone.... Ini adalah sebuah lagu yang selalu mengingatkanku pada seseorang. Karena dia, aku jadi cewek yang merasa sangat bahagia di dunia ini, karena dialah yang membuatku slalu tertawa ceria dan gembira saat bersama dirinya. "Kenapa kamu mencintaiku? Kenapa kamu bisa peduli sama aku? Kenapa kamu berubah pikiran? Kenapa kamu bisa berbeda dari yang dulu membenci aku, dan sekarang kamu malah bilang kalau kamu mencintaiku?" "Maafkan aku yang dulu telah membuat hatimu terluka Rissa, aku benar-benar minta maaf karena gara-gara aku, kamu selalu menangis dan malu didepan teman-teman. Tapi sekarang, aku beda! Aku janji demi kamu aku berubah Karena aku sayang, cinta, suka sama kamu. Dan karena kamu telah menjadi Bidadariku di Hatiku saat ini hingga selamanya!!!" Kata-katanya yang manis, wajahnya yang begitu terlihat lembut dengan tatapan matanya, keharuman tubuhnya disaat aku ada didekapan tubuhnya. Itu adalah memoriku yang akan selalu kuingat. Tidak akan kulupakan sampai kapanpun.... Suatu ketika memori yang kuanggap begitu indah, hilang begitu saja. Orang yang kucintai selama ini, pergi meninggalkanku sendiri. Aku baru menyadarinya sekarang, bahwa aku harus merelakan sebuah memori yang sangat aku sayangi. Aku hanya bisa menunggu cinta sejati atau memoriku yang baru lagi. Disaat aku sudah bisa merelakan ia pergi dan berusaha untuk dapat melupakannya kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines