We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Unforget
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Apakah kamu pernah berpikir akan kehilangan memori mu tiba-tiba? Where am i? Sebelum kau terlelap dan memikirkan tumpukan tugas yang harus kau kerjakan, kau berpikir esok adalah hari yang melelahkan. Sebelum terlelap, terakhir kali yang kau lihat adalah langit-langit kamarmu. Tapi begitu kau membuka matamu di keesokan harinya, kau menatap langit-langit kamar yang berbeda. Dan ada orang asing di dekatmu. Jika kau menjadi AKU, apa yang akan kau lakukan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • A Million Other Things
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Bara [REVISI]
  • Reset Button
  • Everything Not Same (Selesai) ✔✔
  • ARBIAN [ ON GOING ] √

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines