Rush of Love

Rush of Love

  • WpView
    Reads 237,697
  • WpVote
    Votes 9,404
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Copyright © 2013 by agustineria Dilarang mengcopy, menjiplak, dan memperbanyak tanpa seijin penulis. Jangan membudayakan plagiarism. *** What would you do, if you become a gossip the people around you? Jika pertanyaan itu ditujukan padaku, akan ku jawab "hell I don't care! they don't pay anything for my life!" Lebih baik kubiarkan saja mereka bermain-main dengan imajinasi apapun yang ada di kepala besar mereka itu. Hidup itu keras! Aku hanya membuang waktu jika hanya mengurusi mereka yang tak tahu-menahu tentang hidupku, tapi terlalu 'sok tahu' membicarakan tentang diriku. - Isabella Smith (20) She's different. Ya katakan saja itu adalah kalimat ter-klasik untuk memberikan alasan pada gadis yang telah berhasil menarik perhatianku. Aku saja hampir menertawakan diriku sendiri karena tak percaya bahwa gadis seperti dia masih ada di zaman seperti ini. Dia berbeda, berbeda dalam segala hal yang kulihat dari wanita-wanita lain yang selama ini pernah kutemui. Dan aku menginginkannya. Event I don't believe in a word such a 'love'. But I still want her to be mine! - Christian Balle (37)
All Rights Reserved
#971
mistery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cool Man
  • flashback~
  • It's So Hurtful [END]
  • Wasted Princess [On Going]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • My Little Girl [COMPLETED]
  • Pierre's Nanny [ END ]
Cool Man

Pertemuan singkat nan-kasar antara si gadis keras kepala dengan pria besar kepala yang diperjuangkan benar oleh cinta.- Aku diciptakan sebagai insan yang suci. Gagah serta perkasa sangat diciptakan bagi ku. Tubuh sempurna bak pangeran tampan sudah melekat dalam tubuh ku. Harta bahkan berlian seakan menjadi mainan membosankan bagi ku. Senyum tipis lalu mata yang lentik sanggup mengundang perempuan datang dihadapan ku. Mudah dan gampangan itulah mereka. Segala penantang yang tak sabaran dapat ku selesaikan setelah menang. Bukan dengan berdiam diri kesibukan ku. Tidak dengan membentak aku hidup. Punya cara yang kamu tidak ketahui. Punya rahasia yang pantang ku beri. Tantangan mu adalah tantangan ku. Pintarnya aku, tidak sepintar mengendalikan rasa cinta. Sebuah rasa yang selalu membuatku tertawa renyah akan rasanya. Hingga meyakinkan ku bahwa kini cinta telah datang terlambat. Hidup ku pergi saat aku tahu cinta sudah pergi dari hidup ku. Bukan dengan ego aku menangis. Aku menangis karena ku tahu jika dia pergi saat aku tahu arti rasa manisnya cinta. Kembalilah sayang disini aku berteduh dingin menunggu kamu hadir disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines