Last Present * z.m

Last Present * z.m

  • WpView
    LECTURAS 2,009
  • WpVote
    Votos 101
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida mié, ene 1, 2014
March, 5th-2013 " Hi, Zayn it's me Aku sangat mengharapkan kau akan menemukan surat ini. Karena aku tahu sekali kau akan ketaman ini jika sedang sedih Aku tau, mungkin diriku bukanlah yang pertama untukmu Bahkan aku juga tau diriku bukan yang terakhir bagimu Namun aku hanya ingin mengingatkan sesuatu padamu, Bagiku, Kaulah yang terakhir. Kaulah lelaki terakhir yang hanya ingin kulihat didunia ini Kaulah lelaki terakhir yang selalu mewarnai hidupku Maafkan aku, kau menangis? Aku baru mengerti kenapa Tuhan memberikanmu padaku Tuhan ingin memberikan hadiah yang paling indah untukku Engkaulah hadiahnya Aku sangat berterima kasih pada Tuhan Aku sangat senang saat Tuhan pernah menyatukan kita Walau aku tak bisa memilikimu selamanya Tapi kau bisa, kau memilikiku selamanya Ingatlah, kau yang terakhir Terima Kasih, Karena sudah menjadi hadiah terindah, juga yang terakhir untukku " Much Love, Rosalie Malik
Todos los derechos reservados
#1
delevingne
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rest of Us
  • Papercut (One Direction Love Story)
  • Time ✔
  • I'm Your Sister ✅(TERBIT)
  • I Love My Stepbrother ✔
  • Until We Meet Again✅
  • last breath ➵ z. m

Terpisah di dua belahan dunia berbeda, dua jiwa yang pernah bersatu harus berjauhan karena takdir yang tidak memihak. Lisa dan Jennie, dipisahkan oleh rintangan tak terduga, menjalani hari-hari mereka dengan bayangan kenangan indah. Mengalami hal-hal berat sendirian tanpa satu sama lain. Mereka menciptakan cerita cinta lewat kata-kata, mencurahkan perasaan dalam surat-surat yang tak pernah terkirim dan tak pernah terbaca oleh keduanya. Jika angin bisa membawakan pesan, mungkin ia sudah mengirimkan isak tangis keduanya yang begitu pilu merindukan satu sama lain. Melalui penuturan haru dan sedih, mereka mengenang nama satu sama lain tanpa pernah saling tatap muka. Cerita ini menjadi perjalanan melalui waktu, di mana bayang-bayang takdir mempertemukan mereka hanya dalam kenangan. Sementara mata mereka tidak pernah bersua, cinta mereka tumbuh melalui kata-kata yang terukir di hati, menunjukkan bahwa meski terpisah, mereka masih bersatu dalam roh dan kenangan yang abadi. Namun bagaimana jika takdir membuat mereka bertemu kembali setelah belasan tahun berlalu? Apakah debaran yang sempat diam itu kembali berisik di dada masing-masing? Persoalan rumit pada kisah Meaning of Us belum selesai, berawal dari kemarahan yang menciptakan kesedihan tiada ujung, kisah tersebut akan dilanjutkan di sini, dalam judul yang singkat dan bermakna dalam, Rest of Us.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido