CoDe
  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2017
Isac baru saja memulai karirnya sebagai detektif di salah satu agensi. Di hari pertamanya dia tidak sengaja mendeteksi suatu kotak yang berisi potongan kalung di dalam ruangan Viola *senior kesayangannya*, dia sadar ternyata diagensi itu terdapat banyak rahasia dan keanehan. Semua itu bersinggungan langsung dengan nyawa senior kesayangannya. Apa yang akan dilakukan Isac ? Keanehan apa yang sebenarnya terjadi di agensi? ❎🚫❌WARNING❌🚫❎ BANYAK ADEGAN TAK TERDUGA
All Rights Reserved
#585
supranatural
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Founders of justice
  • Eye's on you
  • An Agent FBI who named Aisyah
  • Bayangan Dalam Kegelapan - ON GOING
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Kenapa Harus Indah [FIKSI]
  • School Case [COMPLETED]
  • AGENT: Agent of Mutans
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • AIN'T MY FAULT

Sae, seorang sniper muda berbakat dan pewaris keluarga konglomerat, memilih jalan yang tak diinginkan orang tuanya: menjadi polisi. demi impiannya, ia bergabung dalam tim khusus di Kota Baru dan langsung terlibat dalam misi berbahaya-penyelamatan putra menteri dari aksi penyanderaan yang rumit dan penuh tipu daya. Namun, bukan hanya kasus yang membingungkan. Salah satu rekannya, Noah-sang ketua tim yang dijuluki "Pedang Iblis"-menjadi teka-teki tersendiri. Tenang, dingin, dan nyaris tak tersentuh emosi, Noah menyimpan masa lalu gelap dan prinsip keadilan yang bisa berbahaya jika disentuh. Saat kasus baru muncul-kematian seorang mahasiswa yang terlihat seperti bunuh diri-Sae harus menavigasi jalan penuh intrik, konflik antaranggota tim, dan rahasia yang mulai terungkap. Dalam diamnya, Noah mengajukan pertanyaan tajam yang mengguncang keyakinan Sae, memaksanya bertanya: sampai sejauh mana seseorang bisa membedakan keadilan dari pembalasan? Di tengah penyamaran, interogasi, dan langkah kaki di malam kota, Sae perlahan belajar-bahwa menjadi polisi bukan hanya soal menangkap pelaku... tapi juga soal bertahan untuk tidak kehilangan diri sendiri di antara abu-abu moral dan luka yang tak terlihat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines