Retorika Tak Terjamah

Retorika Tak Terjamah

  • WpView
    Reads 25,662
  • WpVote
    Votes 878
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 28, 2020
Mencinta tanpa kata tidaklah seharusnya. Mengukir senyum saat sebenernya tak ingin ada. Melayangkan tanya yang tak pernah terjawab. Bukan.. Rasa selalu tahu kemana ia akan bertandang. Tidak ada yang salah mengenai tempat berlabuh. Hanya saja, waktu yang salah membuat rasa sementara tersesat. Ya, kesesatan yang mengajarkan arti dari ikhlas tanpa balas, cinta tanpa kata dan menanti tanpa pasti.
All Rights Reserved
#15
unrequited
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • LELAH
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Need You
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Aku, Kamu, Kita
  • Stain
  • SEBENING CINTA (TAMAT)
  • Seuntai Kata Untuk Rangga
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines