We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I SEE U
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
PROLOG Menutup perasaan dengan senyuman Terkadang membuatku bahagia,nyaman,aman,damai dan terkadang membuatku "SAKIT" Menutup Kesalahan dengan senyuman sangatlah mudah namun, Untuk menerimanya sangatlah sulit "Menutup kesalahan dengan senyuman itulah diriku" Aku adalah Attayya Syatrifah Gunawan. Aku terlahir di keluarga orang kaya dan di kelilingi oleh orang-orang pintar, aku yang dulu adalah anak yang memiliki banyak cinta, kasih sayang, dukungan dari keluarga bahkan tak pernah menerima perilaku kasar dari kedua orang tuaku. Anak yang ceria, anak yang memiliki banyak senyuman. Namun sampai suatu ketika bahagiaku, senyumku hanyalah sebuah kebohongan. Dimana untuk pertama kalinya aku di hukum. PLAK...!!! Aku mendapatkan satu tamparan dari ayahku. Awalnya aku hanya terdiam,terpaku melihat ekspresi ayahku, namun perlahan mataku mulai mengeluarkan air jernih yang akan membasahi pipiku yang mulai memanas. Aku kaget melihat ayah memegang dan memperlihatkan suatu coretan tinta merah yang terdapat di kertas ulanganku.yaaa.... nilaiku di bawah standar nilai rata-rata di sekolahku. Selalu terngiang di fikiranku kata ayah " kamu harus menjadi orang yang cerdas dan sempurna jangan pernah memalukan ayah, Attayya ingat jika kamu tidak ingin di marahi sama ayah kamu harus menurut, Ayah masih sayang kamu Atayya jadi mulai besok kamu harus kursus, nanti ayah akan carikan tempat kursus yang ternama untuk kamu ". Semenjak kejadian itu aku berubah menjadi anak yang tenang,anak yang penutup, anak yang selalu memprioritaskan kesempurnaan dan anak yang selalu giat belajar, aku tetap menjadi anak yang ceria tapi tertutupi dengan kesedihanku, aku anak yang ingin disayang, anak yang ingin dikelilingi cinta dari kedua orang tuaku, anak yang ingin mengenal lagi namanya kebahagiaan. "Yang aku bisa terdiam dalam sedihku dan terkunci dalam kebahagiaan ku" *******************
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chaos: The Spark Behind the Muse
  • Tell Me You Love Me Too
  • "Passion's Romance Love"
  • Unknowingly yours
  • PAUBAYA
  • Word Of Action!✔️

"Chaos: The Spark Behind the Muse" ay kwento ng isang 22-year old na babae, Accountancy student sa isang mamahaling University sa Manila. Siya si Vee, na naging bihag ng kanyang mga sakit at takot. Iniwan ng pamilya at ipinagkatiwala sa mayamang lola, pinilit niyang magpatuloy sa buhay, subalit ang kalungkutan mula sa pagkakahiwalay sa pamilya ay naghatid sa kanya sa madilim na landas. Sa bawat hakbang, nagiging mahirap ang pagkontrol sa kaguluhan sa kanyang buhay-pag-takas sa gabi, clubbing, at pagkalulong sa bawal na gamot dulot ng pag-sama sa iba ibang kaibigan. Lahat ng ito ay naging paraan ni Viena upang matakasan ang kanyang pinagdadaanan, ngunit hindi nito naalis ang sakit sa kanyang puso. Sa kabila ng lahat ng ito, isang tao lang ang patuloy na nagmamahal sa kanya-ang kanyang half-brother na si Lucas. Ngunit dahil sa takot na muling maiiwan, tinanggihan niya ito, iniisip na hindi siya karapat-dapat sa pag-mamahal. Habang patuloy na nalulugmok sa kaguluhan ng kanyang buhay, walang alam si Lucas at ang iba pang miyembro ng pamilya na may malubhang kondisyon si Vee, isang sakit na dati'y akala ni Vee ay PTSD. Ang sakit na ito ay tahimik na sumisira sa kanya, at sa kaniyang pag-asa. This story shows how invisible wounds in the heart and body can lead a person into overwhelming turmoil, while the pursuit of happiness and fulfillment becomes a battle against one's own demons. The real question is: How far can Vee continue, despite the pain she endures? Let's see if she can ever achieve the essence of the title "Chaos: The Spark Behind the Muse".

More details
WpActionLinkContent Guidelines