Hāto Rinku

Hāto Rinku

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 21, 2017
Pernahkah kamu merasa dirimu tak sempurna? Melihat orang lain yang begitu bahagia dengan hidupnya, memiliki apapun yang mereka inginkan. Apakah mereka benar-benar bersyukur dengan apa adanya? Atau memang yang mereka inginkan sudah terkabulkan semua? Atau mereka yang cuek dengan hidupnya, apakah dia benar-benar tak peduli? Atau jangan-jangan, mereka hanya menutupi perasaannya, perasaan aslinya, perasaan terbuang, iri, dengki, dendam? Mungkin ini saatnya..., menutup mata kita, untuk bicara dari hati ke hati. ~Hāto Rinku~
All Rights Reserved
#830
life
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lukisan Amerta Anyura
  • Sincerity Short
  • As Time Allows
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)
  • INFINITY
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • Guard Your Hearts
  • Irish
  • Chaos Chemistry
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?

Hari ke hari, tahun ke tahun, aku bertemu banyak pria dimana mana, namun aku tetap mencintai dirinya dan mengagumi dirinya. Sudah setengah tahun sejak aku dan dirinya tuk bertemu terakhir kalinya, dikala wisuda purna siswa takdir berkata untuk menyatukan kita. Tak ku sangka aku dan dia duduk bersebelahan, entah takdir sedang mengujiku atau memberiku kesempatan bertemu tuk terakhir kalinya bersama dia. Dikala itu aku berandai-andai bahwa kita kan duduk bersebelahan lagi dimasa depan, atau lebih tepatnya dipelaminan. Namun semua nya hanya masalalu, kini aku dan dirinya berpisah dan kembali ke dunia dan jalan masing-masing. Meskipun aku tak pernah lagi bertemu dengannya lagi, aku masih tetap mencintai dan mengagumi dirinya, inilah namanya mencintai dengan hati,meskipun tak pernah melihat nya tapi hatiku berkata selalu ada dia dihatiku. Tentunya aku merindukan kenangan ku dan dirinya, berbincang bersama, tertawa bersama, bercanda bersama, belajar bersama dan apapun itu bersama nya. Dikala hati ku merindukan nya, aku menggambar dirinya. Seperti yang orang orang katakan "jikalah engkau membuat seorang seniman jatuh hati, maka saat itu juga engkau dinyatakan abadi didalam karyanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines