Gerimis dikota langsa

Gerimis dikota langsa

  • WpView
    Reads 19,419
  • WpVote
    Votes 1,588
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 4, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Dafa salah satu anggota pasukan BKO dari Sumatra yang ditugaskan ketanah kelahirannya, berharap dalam tugas ini bisa dipertemukan kembali dengan sang pujaan hati yang telah mencuri hatinya semenjak sama-sama duduk dibangku sekolah menengah. Difa seorang gadis cantik yang berasal dari perkampungan penerima danpak terparah dari konflik yang terjadi didaerah itu yang diam-diam jatuh hati pada kakak kelasnya yang kini melanjutkan pendidikan militer ketanah Sumatra. Tanpa sengaja keduanya kembali dipertemukan dalam suasana mencekah ditengah dentuman suara peluru yang menjadi ciri khas daerah konflik. Mungkinkah keduanya akan dipersatukan untuk selamanya??? Atau ini adalah sebuah pertemuan yang hanya kebetulan saja setelah empat tahun mereka tidak bertemu.
All Rights Reserved
#626
tni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • LALA
  • LOVE STORY (END)✓
  • CAN I SEE YOU AGAIN
  • Two Rebels, One Love
  • ASYHILA(COMPLETED)
  •  First Love Again
  • Menyimpan Rasa (END)
  • GIFA

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines