Sajdah
  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 22, 2017
"Langit akan redup bila tanpa cahaya," "Langit tak perlu risau, masih ada Bulan juga Bintang. Cahaya telah mempercayai sebagian cahaya yang Cahaya miliki pada mereka," "Bulan juga akan redup bila tanpa Cahaya, begitupun Bintang," "Tidak, Sayang. Cahaya kalian begitu memikat. Banyak orang iri pada kalian. Maka, bersyukurlah." "Tetap saja, Langit membutuhkan Cahaya tuk menerangi hari-harinya." "Bulan, Bintang, semua penduduk Langit membutuhkan Cahaya." "Tuk menepis rasa sepi. Penghilang rasa gundah. Pelita kegelapan. Menerangi kelam malam." Relax and enjoy, Guys ! Hehe ~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURORA
  • GARIS TAKDIR
  • Galaksi✓
  • Lintang Laksana (SEGERA TERBIT)
  • Biarkan aku yang pergi
  • " BYE "
  • lost in the gaze of obsession
  • To Nights {END} REVISI
  • Matahari
  • Home?
AURORA

[SELESAI DAN TIDAK DI REVISI] '. '. ~ ' ' "Aurora hanya menampakkan cahaya nya di malam hari, setelah langit menjadi cerah Aurora sudah tidak berguna lagi" -Aurora ••• "Gue harap Lo lupain perasaan Lo itu"- Langit "Dan semestinya Lo gak boleh punya perasaan sialan itu. Ngerti Lo!" - Langit "soal perasaan sialan dari cewek cacat seperti aku lupain aja. Tapi perlu kakak ingat semua orang berhak mencintai, dan kalau hati bisa diatur aku bakal milih untuk tidak mencintai siapapun." -Aurora "Manusia bisa memilih dengan gampang siapa yang ia suka, tapi manusia sama sekali tidak bisa memilih dengan siapa ia jatuh cinta" - Aurora ••• Menceritakan tentang perasaan fana antara makhluk Adam dan hawa, rasa yang bergaris sama tapi sulit untuk mengungkapkan. . . . . . Picture by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines