Black Rose

Black Rose

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 19, 2017
[Warning: typo bertebaran] "Memang malaikat maut yang tak memiliki hati sepertiku memang pantas kah bila bersanding denganmu tuanku?" tanya gadis cantik itu. Tersenyum. Itulah jawabanku. Tak mungkin kujawab pertanyaan itu sercara langsung. Seandainya saja dapat lebih jujur... Ingin ku bawa kau sampai ke peti matiku sekalipun. [Nb: update setiap Sabtu malam]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 1. Imah Leuweung - Rumah Hutan
  • Curse blood
  • The Lucky of the Unlucky Lady
  • SWEET & SALTY : ARIEL FIRST LOVE (END)
  • Our Story [TAMAT]
  • Surat Kertas Merah  ✔️
  • Pesan Terakhir
  • MISANTHROPE
  • AKANDRA
  • INDIGO

Aku kembali dan mengambil sebuah pisau dan menusukan ke jantungku untuk mengakhiri semua rasa sakit ini. Namun apa yang terjadi? Aku tidak mati! Setiap luka yang kugoreskan ke tubuhku kembali hilang. "Nyawamu adalah milikku! Kamu tidak akan mati sampai tiba saatnya kau dan aku di bakar di api neraka !" Ucap sesosok makhluk yang mengikat perjanjian denganku. "Apa maksudmu? Aku sudah menyerahkan tumbalnya?" Jawabku dengan penuh tangis. "Kau pikir masih ada tempat di akhir zaman, untuk mereka yang bersekutu dengan iblis? Nikmati saja hidupmu di dunia dengan kepastian Neraka telah dijanjikan bagimu" Balas makhluk mengerikan yang saat ini berdiri di depanku. Setan itu memanggil sekutunya untuk menjaga tubuhku, dia mendiami Imah Leuweung tempatku memanggilnya dan terus meminta tumbal atas dosa yang telah kuperbuat...

More details
WpActionLinkContent Guidelines