Pemeran Utama.

Pemeran Utama.

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 6, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan sampe ada yang berani nyakitin dia ya Du. lo juga tau kenapa gue nitipin dia ke lo." lanjutnya. Panji terkekeh. "Tapi jangan sampe lo suka sama dia juga, awas aja gue bogem lo." Panji dan Pandu kakak beradik yang serupa tapi tak sama. Semua hal seolah berbalik, Panji dengan sikap yang baik-baik, sedangkan Pandu sebaliknya. Pandu memang terkenal dengan semua keburukannya. tapi, tidak seburuk gangster diluar sana. Permasalahan dimulai saat Panji sedang liburan semester 2 dan pulang kerumahnya. Ia jatuh cinta dengan cewek SMA yang nyatanya satu sekolahan dengan Pandu. Alih-alih tidak bisa menjaga cewek yang dia taksir, Panji malah menyuruh Pandu untuk menjaga gebetannya dengan satu syarat ia tidak boleh naksir sedikitpun oleh gebetannya. Pandu mengiyakan saja demi sang kakak, lagipula ia sudah memiliki calon pacar, Dea. Walaupun baru calon, tapi Pandu yakin mereka sudah saling jatuh cinta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • Daniel Owns Me
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • CINTA SEPIHAK [TERBIT]
  • "Na-Da" Tangga Cinta Yang Rumit
  • DAKSA [END]
  • Pacar Pertama ALDA
  • Lovekrim Vanilla (TAMAT)
  • Lakasyila
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines