Pulang

Pulang

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 9, 2017
WpInfo
Poetry
Akan sebuah kepulangan yang dirindu, ditulis, diharap, serta diniscayakan. Pada sebatang tanaman padi yang selalu dinyanyikan dalam rantang berisi renjana yang diusung ke pinggiran kota.
All Rights Reserved
#212
pulang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keluarga di Ujung Senja
  • Aroma Cinta Ikan Asin
  • KEBAHAGIAANKU BERSAMA PAK DEDE
  • PAS NGOPI
  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END
  • Perempuan Pujaan Hujan
  • G.A.Y sibling relationship
  • Gadis Senja [TELAH TERBIT]
  • Lembayung

Di sudut kota yang tenang, di mana waktu seakan berhenti, terdapat sebuah rumah sederhana yang dikelilingi oleh kebun penuh bunga. Di situlah Amara, seorang gadis remaja, menghabiskan harinya. Setiap sore, saat matahari mulai merunduk di balik horizon, ia akan duduk di teras, menyaksikan keindahan langit yang berubah warna. Senja menjadi waktu istimewa baginya, di mana ia merasa terhubung dengan keluarganya. Keluarga Amara terdiri dari tiga jiwa yang saling melengkapi: Mama yang selalu bijak dengan nasihatnya dan Papa yang penuh semangat dan humor. Dalam kebersamaan mereka, Amara mulai merasakan ketegangan yang tak terlihat-perubahan yang perlahan mengubah dinamika keluarga mereka. Dalam perjalanan menjelajahi cinta dan kehilangan, Amara menyadari bahwa setiap senja menyimpan cerita yang menunggu untuk diungkapkan. Ketika langit kelabu berhiaskan kilauan bintang, Amara bertekad untuk menemukan makna sejati dari ikatan keluarganya. Di ujung senja, setiap detik berharga menjadi pengingat akan cinta yang takkan pernah pudar, meski badai menghadang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines