Story cover for Invisibility by flounderism
Invisibility
  • WpView
    MGA BUMASA 20
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 20
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish May 08, 2017
Bagi Lea, menjadi invisible itu merupakan suatu anugerah. Di sekolah tidak ada yang mengajak ngobrol, sembari memasang earphone dengan volume yang keras, tiada yang mengganggu hidupnya, nilai diatas rata-rata. Semua serasa sangat sempurna.

Sampai suatu saat, ada yang merusak kesempurnaan itu.
All Rights Reserved

1 parte

Sign up to add Invisibility to your library and receive updates
o
#3invisible
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
New World [REVISI] cover
My possesive boyfriend cover
Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus] cover
The Special Class cover
THE NEW GIRL [SELESAI] cover
HAVERTZ cover
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
Gue (Nggak) Jelek! [Completed] cover
Lopiuu Crush cover

New World [REVISI]

34 mga parte Kumpleto

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.