Pacar Halal

Pacar Halal

  • WpView
    Reads 647,641
  • WpVote
    Mga Boto 24,884
  • WpPart
    Mga Parte 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Oct 19, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
TEMUKAN DI DAFTAR CERITA ISTIMEWA PILIHAN WATTPAD :3 "Makasih udah jaga diri kamu sendiri buat aku. Dan makasih sudah bersedia menjadi bidadari yang insyaAllah mendampingiku di JannahNya." Aku membuka mataku. "Nggak usah berterimakasih, karena itu sudah menjadi tugasku untuk menemani dan menerima cinta dari seorang lelaki yang hebat seperti kamu." Kami hening, Fikri menggenggam tanganku lembut dan menatap mataku. "Aku tau dari awal aku memang tak salah mengambil langkah untuk meminangmu." Kata pria itu. "Dan aku tau dari awal aku tak salah menerima pianangan dari seorang Fikri Mubarok yang awalnya hanya bergelar sahabat dan sekarang bergelar menjadi suamiku." Jawabku. "Ana ukhibuki fillah Hazimah Husna." "Ana ukhibuka fillah Fikri Mubarak."
All Rights Reserved
#3
hamasah
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Imamku Seorang Muadzin
  • REVARKA [Revisi]
  • Ustadz Is My Husband
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅
  • Sinar Cinta Hulya
  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • A Valuable Thing ✔
  • Our Love Story
  • Hafizhah [sudah terbit]

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman