Story cover for .M.O.V.E. .O.N. by aaaniiire
.M.O.V.E. .O.N.
  • WpView
    Reads 4,713
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 4,713
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 5
Complete, First published May 09, 2017
"Yaelah, tinggal Move On doang"

"Move on doang mah gampang"

"Lo tinggal lupain dia aja udahh"

"Masih banyak yang lebih dari dia"

"Dibawa asik aja menn"

Itulah kalimat yang sering diucapkan oleh temen Tyas setelah Tyas putus dengan David.
Ngga segampang itu buat move on, teman. Semuanya butuh proses.
Apalagi Tyas ditinggal pas lagi sayang sayangnya. Aduh, bisa dibayangkan kan gimana keadaan hati Tyas.
Menurut Tyas, butuh waktu lama buat meninggalkan kebiasaan kebiasaan yang sering dilakukan dengan mantan yang baru saja putus.
Oke, kalian boleh bilang 'Tyas gamon'. 'Tyas alay ah'. Tapi emang bener juga si.
All Rights Reserved
Sign up to add .M.O.V.E. .O.N. to your library and receive updates
or
#514karma
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Friend's Zone's cover
EX : dua sudut pandang setelah putus (completed) cover
Jangan Pergi [TERBIT] cover
Tangled Love cover
GAMON (REVISI) cover
Jangan Pergi Untuk Kembali cover
CARAKU MENINGGALKANMU cover

Friend's Zone's

11 parts Complete

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫