More than words

More than words

  • WpView
    LECTURAS 285
  • WpVote
    Votos 42
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 21, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
"Yaelah uang gue ketinggalan lagi..." gumam Nissa sambil menggerutu. "Neng.. ini bakso nya!" Ucap abang bakso seraya mengasihi pesanan Nissa. "Yah bang uang saya ketinggalan.. gimana dong?" Tanya Nissa gugup. "Nih pake uang gue dulu..!" Seorang laki-laki berparas tampan datang sambil menyodorkan uang bewarna biru ke tukang bakso nya. "Eh?" "Tapi inget, GANTI uang gue!" Peringat laki-laki itu. "Yaudah besok kita ketemuan aja disini sore!" Ucap Nissa datar. Laki-laki itu tersenyum miring, "Nissa.. kita ini satu sekolah.. dan besok dateng ke gudang sekolah!" Laki-laki itu langsung pergi dari hadapan Nissa. "Cowok gila..." gumam Nissa
Todos los derechos reservados
#671
revan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • MADOS [TERBIT]
  • THE CLIMB [Completed]
  • ARTAN
  • KEPINCUT BRONDONG
  • Dino and Dina [COMPLETED]✓
  • MODUS [Sudah Terbit]
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • A promise to you(√)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido