Two Hearts In One Home ?!

Two Hearts In One Home ?!

  • WpView
    Reads 33,540
  • WpVote
    Votes 935
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 20, 2018
"Asal kau tahu, pada malam itu bukan aku pelakunya. Aku hanya korban dari saudara kembarku, jangan kau bersikap seakan akan aku yang memperkosamu" Luc dengan amarah yang menggebu gebu "Karna aku mencintaimu dan aku tetap menikah denganmu, tapi aku masih tak terima keperawanan mu direnggut orang lain. Terlebih lagi orang itu kembaranku, yang seharusnya untuk ku. Suamimu" ucap Luc dengan parau. ___ KEEP VOTE AND COMENT :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eccedentesiast
  • Between Marriage and Pregnancy
  • HIRAETH : Rain In Paradise (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Love And Hurts (SELESAI)
  • TRAUMA!
  • [COMEBACK] ICHY
  • Fated To Marry You(Tamat)

Itu sebutanku untuk diriku sendiri "eccedentesiast" dimana seseorang menyembunyikan kesakitannya dibalik senyuman. -Rebecca Tanur Deacon- Dulu ia adalah orang yang jahat, hatinya dipenuhi dendam yang tak berkesudahan. Tapi seiring berjalannya waktu ia sadar jika dendam hanya akan menambah luka dihidupnya. Awalnya ia berharap jika berubah menjadi lebih baik akan mendatangkan kebahagiaan untuknya, tapi nyatanya tidak. Luka hatinya semakin bertambah saat pria yang membuatnya bertekad untuk menjadi lebih baik sekaligus pria yang dicintainya dengan tulus, mengkhianatinya. Hatinya perlahan mati rasa saat ia menikah dengan pria itu karena bayi yang dikandungnya. Ia harus rela saat menjadi istri kedua pria itu. Dan darisinilah, ia mulai lihai bermain peran, bermain diatas kesakitan dibalik senyumannya. Tapi sampai kapankah ia akan bermain dalam kubangan kemunafikkan?? Apakah sampai hatinya mati rasa total? Entahlah tak ada yang tahu. Tapi satu hal yang pasti tak ada manusia yang dapat hidup dengan topeng selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines