Sinar Mentari Di Bukit Arafah

Sinar Mentari Di Bukit Arafah

  • WpView
    LECTURAS 120
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida mié, jul 12, 2017
aku yang mungkin belum menemukan jati diri kini ku coba untuk bisa melihat dan menggapai titik itu, yang terus menjauh. Ini melelahkan tapi itulah tantangan awal dari segala hal terindah yang disiapkan oleh-Nya untuk hambaNya yang ingin terus memperbaiki segalaNya. Memperbaiki bekal untuk dunia dan akhiratNya.Namun, bagaimanakah selanjutnya??
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Langkah Juang [SUDAH TERBIT]
  • The Day You Left
  • Tangisan Hujanku
  • Black Beri
  • Yasmin [SELESAI]
  • MUTIARA TAWASUL CINTA
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • I Promise
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)
  • [LS1] RAINEESME (Completed)

Aku pernah berharap pada salah satu ciptaan-Nya... Menunggu dalam sebuah ketidak pastian, aku tahu langkahku salah namun aku tetap maju seakan tak takut sakit hati. Seseorang pernah mengatakan padaku bahwa berharap pada ciptaan-Nya, tak akan pernah berujung indah. Dan itu benar. Pada akhirnya, hati dan raga ini hanya mampu menggapai lara yang menyelusup dalam dada. Aku sempat bangkit dan pergi untuk melupakannya, hingga Tuhan mempertemukan dengan sosok lain yang mampu menabur harapan indah dengan kata pasti. Namun hati ini kembali kecewa. Luka itu kembali saat aku tahu satu kenyataan yang amat menyakitkan. Kenyataan yang telah tertulis dalam hidup bahwa kamu dan aku tidak akan pernah bersatu. Sekuat tenaga untuk kita saling menggapai, percuma. Kita seaamiin tapi tak seiman. Karena kita layaknya Istiqlal dan Katedral, hanya dapat berseberangan tanpa pernah beriringan. Starting : 14 Mei 2020 Finish : 21 Agustus 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido