Behind Bullying [END]

Behind Bullying [END]

  • WpView
    Reads 204,092
  • WpVote
    Votes 9,586
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 29, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
WARNING: Cerita ini belum direvisi jadi maafkan kalo banyak typo ataupun tanda baca yang kurang/salah. Itu pasti mengganggu 'kan ya? Tapi semoga dibawa enjoy bacanya. hehe. ••• Menurut Diandra, apapun yang Arnold inginkan adalah sebuah keharusan yang harus ia lakukan. Arnold suka mengganggu Diandra dan Diandra selalu berusaha untuk tidak merasa keberatan. Tanpa disadari hati Diandra sakit karena gangguan Arnold yang ternyata memiliki maksud lain di baliknya. Sehingga tiba pada waktu dimana semuanya terungkap dan sudah terlambat, Diandra terlanjur kecewa dan Arnold hanya bisa menyesal. Jika memang kau mencintai seseorang, tunjukan perasaan mu dengan cara yang benar. © Copyright 2017 by JahraNur
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REGRET
  • ATHALARIQ
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • ALFIREN
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Sour Seventeen
  • ARDILA & DINAR
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
REGRET

𝓡𝓮𝓰𝓻𝓮𝓽 𝓲𝓼 𝓪𝓵𝔀𝓪𝔂𝓼 𝓬𝓸𝓶𝓮 𝓽𝓸 𝓵𝓪𝓽𝓮. 𝓐𝓹𝓹𝓻𝓮𝓬𝓲𝓪𝓽𝓮 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮, 𝓫𝓮𝓯𝓸𝓻𝓮 𝓲𝓽 𝓽𝓾𝓻𝓷𝓼 𝓲𝓷𝓽𝓸 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮?-𝙍𝙀𝙂𝙍𝙀𝙏 "Putusin Deera!" Arven Xavier Faeyza Andres. Most wanted boy, tengil, arogan, bad attitude dan langganan masuk BK yang telah menyukai sahabatnya sendiri-Deera, sejak pandangan pertama. Namun seperti kisah lama, sejauh apa pun usahanya untuk Deera, ketika Deera menyukai orang lain, Arven bisa apa? Hanya penolakan kejam, yang selalu dirinya dapatkan ketika hatinya berusaha untuk mengejar gadis itu. Seperti kepribadian mereka yang berbeda, perasaan mereka pun turut berbeda. *** "Gue udah bilang Ven, jaga batasan ke gue karna Daylon ngga suka lihat gue bareng lo!" "Daylon itu ngga baik buat lo Ra. Dia cowo manipulatif yang mainin perasaan lo!" "Lo bilang sahabat kan? Harusnya sahabat itu mendukung, bukan malah menikung!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines