SYAIR LADANG DI BUMI

SYAIR LADANG DI BUMI

  • WpView
    Reads 894
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 4, 2018
🔒Sebagian part di private. Merekalah mahluk tangguh dan matang yang hatinya tak pernah kosong dari sebuah "nama". Mereka pasti pernah dirobek dua keadaan. Keadaann yang mengangkatnya tinggi ke awan, dan keadaan yang mengikatnya di bumi. Dikurung bersama debu hingga menutupi matanya sampai gelap. Dan aku...tak ingin menjadi debu. Tak ingin menjadi kepingan mimpi bagi mereka pria-pria tangguh itu. Meski kala itu, Aku tak lebih dari jaring laba-laba dan serangga yang merangkak di rerumputan tandus. #say no to plagiat!
All Rights Reserved
#753
syair
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • The Disappearance of Butterfly
  • For You
  • The Devil Possession ✔ [SUDAH TERBIT]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Semu [Completed]
  • (NOT) REVENGE  (Tamat)
  • BUKAN BEGINI (Tamat)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)

Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines