Story cover for Straight Up & Down by ftmmsaaa
Straight Up & Down
  • WpView
    Reads 590
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 590
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published May 11, 2017
Anna dengan masalalunya yang kelam di negara asalnya, terpaksa tinggal bersama omnya yang keji dinegara itu. 

Suasana abu-abu akan ada disini,pikirnya. Namun presepsi itu perlahan luntur dengan hadirnya Ruby, seorang sahabat yang merupakan anak dari konglomerat di negeri itu. Hidupnya mulai berwarna sampai Deon datang dikehidupan Anna. Akankah Deon menambah warna-warni dihidup Anna atau malah Anna akan tersakiti sekali lagi? 



*kritik dan saran sangat dibutuhkan disini. so, if you guys like this story please leave votes & your comments here. Thank you!
All Rights Reserved
Sign up to add Straight Up & Down to your library and receive updates
or
#47recomendation
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
REGRET  cover
Behind Bullying [END] cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
Nara [SUDAH TERBIT] cover
You Are The One cover
About Is Love cover
Calvarie | Revisian [Segera Terbit] cover
Difficult Chemistry cover
Bukti [COMPLETED]  cover
My favorite brother ( ON GOING ) cover

REGRET

17 parts Complete

𝓡𝓮𝓰𝓻𝓮𝓽 𝓲𝓼 𝓪𝓵𝔀𝓪𝔂𝓼 𝓬𝓸𝓶𝓮 𝓽𝓸 𝓵𝓪𝓽𝓮. 𝓐𝓹𝓹𝓻𝓮𝓬𝓲𝓪𝓽𝓮 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮, 𝓫𝓮𝓯𝓸𝓻𝓮 𝓲𝓽 𝓽𝓾𝓻𝓷𝓼 𝓲𝓷𝓽𝓸 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮?-𝙍𝙀𝙂𝙍𝙀𝙏 "Putusin Deera!" Arven Xavier Faeyza Andres. Most wanted boy, tengil, arogan, bad attitude dan langganan masuk BK yang telah menyukai sahabatnya sendiri-Deera, sejak pandangan pertama. Namun seperti kisah lama, sejauh apa pun usahanya untuk Deera, ketika Deera menyukai orang lain, Arven bisa apa? Hanya penolakan kejam, yang selalu dirinya dapatkan ketika hatinya berusaha untuk mengejar gadis itu. Seperti kepribadian mereka yang berbeda, perasaan mereka pun turut berbeda. *** "Gue udah bilang Ven, jaga batasan ke gue karna Daylon ngga suka lihat gue bareng lo!" "Daylon itu ngga baik buat lo Ra. Dia cowo manipulatif yang mainin perasaan lo!" "Lo bilang sahabat kan? Harusnya sahabat itu mendukung, bukan malah menikung!"