Oh My SIPIT

Oh My SIPIT

  • WpView
    Reads 385
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 3, 2018
Ini hanya sebuah kisah. Yah, kisah mengenai seorang gadis remaja yang childish dan terkadang dewasa dalam suatu hal. Gadis yang sangat setia dengan apa yang ia miliki. Gadis pengkhayal yang selalu memimpikan upik abu menjadi putri pendamping pangeran. Bahkan gadis yang tempramen dan barbar. Hingga pada akhirnya seorang pemuda masuk dalam kehidupannya dan menjadikan hidup hambarnya menjadi berwarna. Nica: "gue gak perlu cowok romantis, gue cuman butuh cowok humoris. Karena gue gak bisa makan bunga, tapi gue butuh tertawa untuk awet muda" Anchu: "asal kamu tahu, kamu itu satu-satunya gadis yang gak pernah masuk dalam kategori idaman. Cewek kasar, blangsatan, dan semaunya. Tapi kamu juga satu-satunya cewek yang gak pernah berhenti berputar diotakku sejak kejadian diperpustakaan itu. Would you my mine Anica Raina"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • Selebgram crush !!
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • With You (Completed)
  • GHAVARI
  • They Don't Know About Me!!!
  • DEAR LOVE
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • ||Perjodohan||✓
  • Three Targeted Girls!!

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines