Dedicated to You

Dedicated to You

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 24, 2017
Ini tentang Bintang dan Dira. Pejuang-cinta cowok ganteng-sejati.Beri mereka satu cowok ganteng dan bersama mereka akan mengguncang dunia. Perjuangan dimulai ketika: Bintang jatuh pada cowok super ganteng, tapi dingin dan tidak waras. Satu hal lagi, doi disinyalir tidak memiliki ketertarikan pada perempuan! Lalu Indira, katanya sih dia udah mentok sama satu cowok yang walaupun ganteng dan rambutnya badai, tapi playboy kelas berat. Klise abis. Tapi, namanya juga cinta. Dan katanya sih, cinta tidak pernah salah. Ya sudahlah, Semangat berjuang, pejuang cinta sejati! Semoga akhir yang indah menjemputmu, jika tidak, masih banyak kok cowok ganteng. Ya gak?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Mrs. Comblang [Completed]
  • The Same Feelings
  • DEVAN & ADARA
  • my story of being rilo's best friend
  • Gardenia | END
  • My True Love
  • GILA in LOVE

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. #1ceritapendek (25/6/26) 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines