Miracles In December

Miracles In December

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 26, 2020
Aku bersyukur, Karna Tuhan masih memberikan aku kesempatan Atau keajaiban untuk bertemu sama orang-orang Yang bisa buat hari-hari terakhir aku di dunia ini Menjadi sangat berharga Karna keajaiban di bulan desember, Aku tak kan pernah menyesal karna Pernah dilahirkan di dunia ini Meskipun, kemungkinan besar Aku hanya bisa tinggal bersama mereka Dalam 1 bulan saja Andaikan waktu bisa diulang kembali Aku ingin mengulang waktu Dimana saat aku bertemu mereka Adalah saat aku pertama kali Dilahirkan didunia ini Dimana aku dan mereka Menghabiskan waktu bersama Tanpa ada batas waktu Dan tanpa ada kematian Untuk menghentikannya Tapi pada akhirnya aku harus Bisa menerima kenyataan Bahwa aku tak punya Banyak waktu lagi Aku tak mau melewatkan waktu Bersama mereka walaupun, Hanya 1 detik saja . karna bagiku, 1 detik bagaikan 1 tahun Dan itu adalah waktu yang sangat berharga Bagiku sekarang Jika aku dilahirkan di dunia ini Untuk yang kedua kalinya Aku ingin terlahir sebagai ibu mereka Supaya aku bisa menghabiskan Waktu bersama mereka Dengan perasaan yang sangat puas Bukan terlahir sebagai orang asing Dan bertemu dengan mereka dalam Jangka waktu 1 bulan dan menghilang Dan lenyap begitu saja Aku ingin dikasi kesempatan Ataupun keajaiban di bulan desember ini
All Rights Reserved
#397
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Seluruh Nafas Ini (Tamat)
  • Disturbances (End)
  • TAK BERSAMBUT
  • Insecurity [ SEGERA TERBIT ]
  • KETIKA CINTA TAK TERBALASKAN
  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • save me
  • PELANGI
  • The Time That I Loved You -> K.J.I

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines