Story cover for Move On-nin by alphaapplepie
Move On-nin
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 14, 2017
Gimana sih rasanya punya gebetan 'sahabat' sendiri ? Sakit gak, tiap hari dengerin gebetan curhat tentang pacarnya ?

------------------------------------

"Awalnya curhat, lama-lama gue cemburu. iya, gue yang nyuruh curhat, gue sendiri yang potek."
- Ferdy Kusuma -

-------------------------------------

Ini cerita tentang keluh kesah lika liku kehidupan Ferdy yang berusaha move on-nin gebetannya. Berhasil atau tidak ?
All Rights Reserved
Sign up to add Move On-nin to your library and receive updates
or
#365taeyongnct
Content Guidelines
You may also like
LALA by nurleniwahyu
16 parts Complete
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
You may also like
Slide 1 of 9
Hello Alin | ✔ cover
ALRIN cover
「Dear Biru」 ✔ cover
LALA cover
Three Idiot Girls  ✔ cover
Brother & Me [END] cover
IS IT LOVE?  [On Going] cover
My seniors is My boyfriend ; BTS cover
Back To You cover

Hello Alin | ✔

55 parts Complete

Arbi dan Arlin bersahabat dari kecil, mereka sudah bergantung satu sama lain. Kedekatan yang sudah seperti bukan sahabat itu sering di salah artikan oleh orang lain. Tetapi mereka tetap pada keyakinan mereka, bahwa hubungan mereka tidak lebih dari "sahabat." Tapi, apa yang bisa dilakukan Arbi dengan benar jika tanpa Arlin di dekatnya? Bak anak burung yang belum dikasih makan induknya, ngomel-ngomel dan berisik. Sampai Lura berkata, "Lin, lo gak niat gitu pacaran sama Arbi?" "Biar bisa jadi couple of the years kaya drama-drama korea gitu?" atau jika kata Elsa, "Angkat aja Arbi jadi anak lo, terus kutuk jadi batu biar gak ngerecokin hidup lo terus!" Jadi sebenarnya Arlin itu lebih cocok jadi pacar Arbi ketibang jadi sahabatnya atau jadi ibu tiri sih?