Ending With Love

Ending With Love

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 28, 2017
Tahukah kamu aku mengagumi mu dengan sepenuh hati ? Hati yang tak bernyali. Aku akan tetap mengagumi mu dan menyebut nama mu di setiap doa ku. Aku akan selalu mengagumi mu dengan hati. Di setiap jengkal indahnya, di setiap jengkal buruknya. Tenang aja, aku cuma mengagumi kok. Kalau berharap untuk bisa bersamanya. Itu gak akan mungkin. Cukup begini aja. Aku akan diam. Aku tak akan berkutik. Aku tak akan memulai. Namun, rasa ku tak pernah berubah. Tetap mengagumi dan menyukai mu. "Aku yakin ini akan berakhir dengan cinta. Entah berakhir dengan cinta yang terbalaskan ataupun tidak, aku tidak tahu. Yang pasti ini akan berakhir dengan cinta" Rasha Khalisa Afsheen "Aku pun bingung dengan pilihan ini. Apakah aku harus kembali bersama dia atau memulai yang baru dengan dirimu. Jujur aku tidak ingin menyakiti hati keduanya" Bryan Akram Fausta
All Rights Reserved
#140
ending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LINEO (Story of Evelyn Arsenio) -END
  • First Love ; kth ✔
  • Evanescence (Time Spent Walking Through Memories)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Alice & Adrian
  • Starlight |Na Jaemin|
  • Stay With You [END]
  • Immolation ✔

Aku bukan laki-laki baik, seperti yang pernah aku ucapkan padamu. Aku mungkin sama seperti laki-laki yang pernah kau temui sebelumnya, karena memang begitulah aku. Aku memiliki trauma, kau tak akan bisa menyembuhkannya. Jangan masuk terlalu dalam dikehidupanku, karena kau akan sulit untuk merasakan indahnya kehidupan yang sudah diciptakan oleh ekspetasimu. everything u see is fake, so am i. ~Arsenio Daniel Pradipta Terimakasih telah hadir menjadi cinta terakhirku. Terimakasih telah menunjukkan padaku, bahwa laki-laki yang kuanggap berbeda sekalipun, ternyata cara menyakitinya tak jauh kejam dari laki-laki yang lain. Jangan paksa aku untuk menjauhimu, tak peduli sekeras apapun kau mencoba menjauhiku, aku akan tetap mencintaimu. Tolong, biarkan aku lelah dengan perasaanku sendiri. Thank u for being the reason i smile, but i think, its time to stop. ~Evelyn Joanna Geraldo Sept,24

More details
WpActionLinkContent Guidelines