We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Past Memories In 2016

Past Memories In 2016

  • WpView
    Reads 557
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, May 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Semua kenangan itu akan kusimpan rapat-rapat dalam kotak kenangan masalalu. Agar aku dapat selalu mengingatnya hingga kelak aku mempunyai anak dan cucu!! Mungkin kisah kita hanya sebentar, tapi aku ingin selalu mengingatnya, walau mungkin kau akan melupakannya, terimakasih pernah hadir dalam kehidupanku dan mengenalkan duniamu. Aku sangat bersyukur karena telah diberi kesempatan agar bisa kenal dengan kau. Di tahun 2016
All Rights Reserved
#65
realstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Fenly || Un1ty
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Désolé
  • ROMAN ARJUNA
  • Boss and Secretary (Adult 21+)
  • REGATHAN [END]
  • Marriage, Not Dating
  • My Devil Husband
  • BREATHE
  • Terima kasih Ravindra

Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines