We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Devil(love) Boss and Me

Devil(love) Boss and Me

  • WpView
    Reads 1,529
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 26, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Namia Anastasha Hilton seorang gadis muda yang memiliki keluarga yang sempurna bertemu dengan seorang pemuda yang tidak lain merupakan bos baru ditempat ia bekerja. Aldric Rathavandre Hadinata Pria dingin dan arrogan yang misterius dimata Namia. Sikal Aldric yang dingin merupakan cerminan hatinya yang sudah membeku. Hal tak menyenangkan merubah sikap Aldric yang dulu hangat menjadi dingin seprti saat ini. Aldric sangat dingin terlebih pada wanita. Apakan Namia mampu mencairkan hati Aldric??? Apakah cerita ini memiliki akhir yang happy ending atau. Justru sad ending?? Silahkan cari tau jawabannya dengan membaca cerita ini Salam Gladies. C.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beloved CEO : CEO Tercinta
  • My Cold Husband
  • [𝑫𝒐𝒎𝒊𝒏𝒂𝒏𝒄𝒆 & 𝑫𝒆𝒔𝒊𝒓𝒆] 𝐇𝐈𝐀𝐓𝐔𝐒
  • Mawar Merah Sang CEO
  • My Devil Big Boss [Kenward Series#2]✔️
  • LOVE, MR.DOMINIC
  • RHAYA
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Stay with Nathan

Completed ✅ Bagi Stella Francis, bekerja di Peters & Co. adalah tiket satu arah menuju hidup yang lebih layak, walau itu berarti harus mengenakan sepatu murah yang lecetnya tak bisa disembunyikan, menyimpan bekal dalam kotak makan anak-anak, dan tetap tersenyum lebar sambil membawa lima gelas kopi untuk rekan satu tim. Ia tahu dunia kantor tak selalu ramah, apalagi jika atasannya adalah Stefan Peters, seorang CEO yang lebih nyaman berbicara dengan spreadsheet daripada manusia. Namun Stella bukan tipe wanita dua puluh tujuh tahun yang mudah surut. Di balik sikap riangnya, ada keteguhan yang telah ia tempa, bahkan oleh Stefan yang dikenal dingin. Perlahan, celah-celah kecil terbuka. Dalam ruang-ruang diskusi larut malam dan proposal yang disusun berdua, Stefan mulai melihat sisi lain dari Stella, bukan hanya sebagai rekan kerja dan karyawati yang selalu bersinar, tetapi sebagai seorang perempuan yang hidupnya ditambal oleh keterbatasan dan tak pernah kehilangan cahaya. Keduanya berjalan di garis tipis antara profesionalisme dan sesuatu yang jauh lebih personal. Karena ternyata, yang paling sulit bukan menjaga jarak, melainkan pura-pura tak merasa apa-apa. Tapi bagaimana jika yang coba mereka hindari justru satu-satunya hal yang layak diperjuangkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines