istriku galak

istriku galak

  • WpView
    Reads 695
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 22, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Nadya dyah Ayu Lestari, yang sempurna, harus ,merelakan hatinya dan semua yang di miliki di serahkan pada lelaki yang harus jadi suaminya sebut saja dia brandon albert van kruk. Lestari harus jalani pernikahan siri, dengan lelaki yang jauh dari kreterianya. hatinya sakit justru dengan nikah siri dengan lelaki itu yang usianya terpaut dua puluh tahun. disaat hati Lestari yakin, justru lelaki itu suatu hari ajak makan dan setelah makan di ajak ke tempat Taman kota. sayang, mas mau ngomong sama kamu, sudah saatnya aku terbuka. kita pisah ya! "bak di sambar geledek seketika Lestari tampar pipi suaminya. kenapa mas kata Lestari. tak ada aku di hatimu. sudahlah aku paham kamu masih Cinta renyo. aku tepuk bahu ledtari yang menangis. sayang gak baik nangis di sini, dewasalah sedikit. aku peluk bahu Lestari. mas ihklas kita pisah kok. tapi ingat jangan berpikir macam-macam tentang mas. mas lakukan ini sungguh, mas ingin Lestari bahagia. bagaimana kisah selanjutnya akankah mereka terus atau berhenti.
All Rights Reserved
#449
ikhlas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEBALIK
  • Softer than Summer Night
  • Unconditional Love
  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Prameswari
  • RELUCTANTLY YOURS
SEBALIK

Hidup tidak selalu sejalan. Mencintaimu pun bukanlah sebuah keinginan. Sebab, patah hati menjadi sebuah keharusan yang ku dapatkan. Karena denganmu, tinta beracun yang ku temukan. Namun, seperih apapun tetap saja bahagia harus ku cipta bukan? -Arthawidya Perbedaan yang kupunya tidak akan membuatmu bahagia. Kata orang, jatuh cinta sama saja menerima suka dan duka. Tapi, aku tidak bisa membagi duka denganmu. Terlalu banyak pilu yang akan terbagi jika dirimu disampingku. Inginku menjadi si sempurna tapi tidak ada manusia yang bisa melakukan semua. Aku bersikeras ingin bersamamu dengan bahagiaku. Tidak dengan luka dalam membiru. Tidak akan kubagi sakitnya padamu. Hanya saja, hal yang ku benarkan malah menyesakkan untukmu bukan? -Maheswara Manusia hina memang menjijikan. Tapi siapa yang menjadikannya hina? Bukankah ada campur tangan manusia lainnya? Manusia bertingkah sebab sebuah alasan. Kesakitan, keraguan, kesenangan, segala bisa dijadikan pembicaraan. -Ganendra

More details
WpActionLinkContent Guidelines