Babies Who Thwarted Engagement

Babies Who Thwarted Engagement

  • WpView
    Reads 13,650
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 19, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[BAB VII sampai akhir diprivate] Aku tidak mau menikah. Pernikahan adalah hal yang paling mengerikkan. Lihat saja orang disekitarku mereka semua gagal dalam pernikahan. Saling menyakiti. Apakah itu tujuan pernikahan? Dan sekarang kenapa ibuku menjodohkanku? Apalagi dengan gadis yang seperti itu. Dia sama sekali bukan tipeku. Aku harus menggagalkan pertunanganku dengan gadis itu. Yang diminta ibuku dari pernikahan adalah memiliki anak bukan? Baiklah akan aku berikan itu. Tapi aku tidak akan pernah menikah. - Samuel Easton Lorenz - Apa yang akan kau lakukan jika menjadi aku? Yatim piatu dan dikejar-kejar oleh rentenir. Apalagi aku membutuhkan biaya yang cukup besar untuk perawatan adik semata wayangku yang terkena tumor. Harus mencari uang kemana lagi aku? Hutang saja masih menumpuk haruskah aku menambah lagi? Jika aku tidak segera bertindak, nyawa adikku taruhannya. - Jasmine Emily Stanley- ***** "Gue minta ganti rugi atas ke lo." "Asal lo nggak bawa urusan ini ke polisi gue siap bayar. Berapapun yang lo mau." "Oke, kalo gitu gue minta satu setengah milyar." "Apa? Buat luka kecil gitu aja satu setengah milyar. Gila lo. Gue nggak mau."
All Rights Reserved
#7
babies
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Boss My Husband
  • CINTA SEMUSIM
  • Rahim SewaanKu ✅ (Sudah terbit)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • DIKANESHA
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • TITIPAN HATI (END)
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Bukan Salah Karma [Terbit]
  • Crazy Marriage

Judul lama My Boss My Husband "Aku bukan tipe orang yang suka berbasa-basi. Aku ingin menawarkan kontrak kerja sama sebagai pasangan suami-istri." Pupilku melebar. Apa tadi katanya? Apa aku tidak salah dengar? Aku merapatkan kedua tanganku karena mendadak aku merasa sangat dingin. Keheningan menyelimuti atmosfer antara kami. Aku menatap Alex tidak percaya dan dia menatapku dengan tatapan khasnya yang meremehkanku. "Aku tidak mengerti maksud, Pak Alex." "Aku ingin kamu menikah denganku tanpa diketahui siapa pun. Pernikahan ini wajib dirahasiakan. Aku akan memberimu kompensasi setiap bulan sebesar tujuh puluh lima ribu dolar." Kedua daun bibirku terbuka lebar. Tujuh puluh lima ribu dolar? Astaga? Aku bisa kaya mendadak dengan menjadi istrinya. "Aku yang memiliki hak untuk memulai dan mengakhiri pernikahan kita." Aku mulai cemas. Tanganku bergetar. Mendengar uang tujuh puluh lima ribu dolar saja membuat detak jantungku berdebar tak keruan. "Aku hanya ingin meminjam rahimmu untuk mengandung anakku nanti." Jantungku terasa jatuh begitu saja. "Ap-apa?" "Bayangkan keuntungan yang kamu miliki sebagai istriku nanti. Kamu hanya perlu bekerja seperti biasa sampai kamu hamil. Setelah itu kamu bisa resign dan menikmati harta yang aku berikan. Kamu akan menjadi wanita yang sangat kaya dengan tunjangan uang tujuh puluh lima ribu dolar, Emily." Mataku menyipit, menatap mata birunya yang sombong itu. Aku meraih tasku dan berdiri. Mataku mulai memerah. "Anda pikir saya wanita seperti apa sampai Anda menawarkan hal paling kurang ajar yang pernah saya dengar? Apa Anda kira kehidupan saya bisa dibeli dengan uang Anda? Saya tidak tertarik. Lebih baik Anda cari wanita lain saja yang mau mengandung anak Anda."

More details
WpActionLinkContent Guidelines