Surreptitious Dream

Surreptitious Dream

  • WpView
    reads 770
  • WpVote
    Stemmen 89
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, jun. 11, 2018
WpInfo
Fictie
Romantiek
Satu dua puisi tidak akan cukup menceritakan sosok dia di mata Alexa. Hadir dalam mimpi, namun tidak sekalipun ada di dunia nyata. Jatuh cinta pada sosok virtual membuat Alexa menginginkannya menjadi pendamping hidup. Dia berhasil membuat Alexa sulit membuka hati pada siapapun. Yang diinginkan Alexa hanya dia, bagaimanapun harus dia, meskipun seseorang dengan karakter seperti itu sulit ditemukan di dunia nyata. Penuh tanya dan kebingungan. Tetap saja, Alexa akan berusaha menemui sosok virtual itu. Akankah, sosok itu ada di dunia nyata? Atau hanya bayangan seseorang dalam pikiran yang diinginkan Alexa? ••• *Updated every MONDAY
Alle rechten voorbehouden
#93
jerman
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ELGA
  • Seketika Kau Jadi Semesta
  • The Oddlove
  • Beware of The Villain
  • Erlangga
  • Alexandre
  • LAUTAN HATI HERA

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen