Young Mommy

Young Mommy

  • WpView
    Membaca 1,739,501
  • WpVote
    Vote 46,543
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jun 15, 2017
WpInfo
Fiksi
Romansa
" Gila sumpah ini gila !! gue hamil diusia gue yang masih 17 tahun ?? " pekik seorang gadis menatap tak percaya pada test pack yang menunjukkan hasil positif. " Udah gak papa kali , udah terlajur juga " ucap seorang laki laki yang sedari tadi mendengarkan ocehan tak jelas gadis didepannya. " Semua gara gara lo tau nggak !! " Gimana dua orang yang selalu bertengkar disatukan dengan ikatan pernikahan yang sakral bisa menjadi dua sejoli yang membuat iri para pasangan lainnya. Next kalo penasaran silahkan baca.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#651
komediromantis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • The Man
  • Save The Date!
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • My Perfect Majikan (Terbit)
  • GAME [END & PROSES REVISI]
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda

#Prolog Seorang wanita tengah duduk di single sofa seraya menyandarkan punggungnya di sandaran sofa. Ia memejamkan matanya kemudian menghembuskan nafasnya. Tak jauh dari itu,tampak seorang pria yang berjalan dengan langkah cepat namun terdengar tegas. Mendengar suara langkah kaki itu,lantas wanita itu membuka kedua matanya dan menoleh untuk melihat siapa yang berjalan. Setelah dia melihat pemilik langkah kaki tersebut,senyumannya pun merekah. Ia berdiri dan berjalan menghampiri pria itu. "Bagaimana?" Tanya wanita itu seraya terus mengikuti pria tersebut yang tetap saja berjalan. Pria tersebut duduk diikuti dengan wanita itu disebelahnya. Wanita itu terus saja menatap wajah pria tersebut yang menampakkan ekspresi kesal. "Ayahku belum menyetujuinya." Akhirnya pria tersebut membuka suara. Wanita itu mengeryit tatkala mendengar jawaban yang terlontar oleh pria disebelahnya ini. "Dia bilang,saudaraku belum memiliki pasangan ataupun calon. Kita berdua harus menunggunya hingga dia menikah. Dan aku tidak boleh mendahuluinya." "Lalu bagaimana ini? Kembaranmu itu bahkan belum memiliki calon. Bagaimana dia ingin menikah. Mau sampai kapan kita menunggunya? Sampai anak di kandunganku ini lahir dan semua orang akan tahu bahwa aku hamil diluar nikah karenamu? Keluargaku dan keluargamu akan malu jika hal ini sampai terjadi." Pria tersebut mengusap lengan kiri sang wanita bermaksud agar wanita yang ada disebelahnya tenang. "Itu tak akan terjadi,Sayang. Akan kupastikan jika nantinya adikku itu memiliki calon dan kita berdua bisa menikah." Pria tersebut tersenyum diikuti dengan sang wanita yang juga ikut tersenyum.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan