Permainan  Hati dan Pikiran

Permainan Hati dan Pikiran

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 5, 2019
Hati, hati, dan hati,,, salah satu organ tubuh yang mudah sekali rapuh dan tersentuh, rapuh bila terkena badai yang menghantamnya, dan tersentuh akan sesuatu yang membuatnya seperti tersihir oleh sesuatu yang menyentuhnya. Terkadang hati juga mudah sekali menjerit dalam tangisan pedihnya, meratapi arti kerapuhan dirinya, terombang -ambing dalam ketidak pastian, dan bingung akan bertanya pada siapa, apakah dirinya bisa bertahan.... atau apakah dirinya bisa dengan kuat menerjang badai yang besar itu. Semua pertanyaan itu terus membelenggu dirinya. Akankah ada yang dapat menjawab kegundahan dan ratapannya.
All Rights Reserved
#2
playing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNREQUITED LOVE
  • Another Me
  • AKHIR DARI NYAMAN
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • That Woman (Ali-Prilly cast) (Completed)
  • Promise
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • Till I Meet You

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines