DEATH

DEATH

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 16, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Tara pov Gue nggak tau kenapa gue di teror kayakgini. Hidup gue jadi berubah drastis semenjak adanya teror ini. Gue jadi nggak bisa belajar dengan tenang, tidur dengan nyaman, ataupun makan dengan kenyang. Setiap hari, gue selaku dapet ancaman itu. Ancaman dari seseorang yang nggak gue kenal. Semenjak Tara menjadi korban teror dari seorang yang tidak dikenalnya, hidupnya berubah. Untuk sekedar tidur saja, ia tak bisa melakukannya dengan nyaman. Bahkan, salah seorang temannya ikut meninggal karna turut membantunya mencari siapa pelaku teror tersebut. Akankah sang pelaku teror tersebut ditemukan? Akankah hidup Tara kembali aman seperti sebelumnya? Siapakah pelaku teror tersebut? Kenapa ia melakukannya?
All Rights Reserved
#209
best
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • Trasmigrasi Queenzee
  • TAK KASAT MATA -SELESAI-
  • TEROR DALAM SEMALAM [On Going]
  • kenzi laska Abraham
  • Cara Kematian Tara
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • DIA FIGURAN
  • SAHABAT BEDA ALAM (Sudah terbit Ebook)

📖 𝗦𝗶𝗻𝗼𝗽𝘀𝗶𝘀 Satu kecelakaan... Lima sahabat... Dan sebuah rahasia yang seharusnya terkubur selamanya. Citra meninggal tragis dalam kecelakaan saat perjalanan sekolah. Semua orang bilang itu murni musibah. Tapi empat sahabat yang ditinggalkannya - Naya, Raka, Maya, dan Dion - tahu kenyataan tidak sesederhana itu. Empat puluh hari setelah kepergian Citra, akun media sosialnya tiba-tiba aktif kembali. Pesan-pesan misterius mulai masuk ke HP mereka, membongkar rahasia lama yang selama ini mereka pendam. Foto-foto yang tak pernah mereka ambil muncul. Suara-suara dari masa lalu terdengar kembali. Dan yang paling mengerikan: catatan harian Citra ditemukan di dalam loker sekolah - meski sudah dikuburkan bersama jasadnya. Satu per satu, mereka mulai kehilangan kendali. Rasa bersalah berubah menjadi teror. Persahabatan diuji. Kepercayaan terkikis. Dan ketika satu dari mereka menghilang tanpa jejak, sisanya harus memilih: menghadapi masa lalu... atau dikubur bersamanya. "𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘵𝘪? 𝘒𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘯𝘪." ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines