Efemeral

Efemeral

  • WpView
    MGA BUMASA 72,020
  • WpVote
    Mga Boto 4,677
  • WpPart
    Mga Parte 34
WpMetadataReadKumpleto Mon, Jul 3, 2017
Aku seorang yang biasa, dan dia sempurna. Kami mempunyai jalan yang berbeda tapi kedua garis berliku itu akhirnya dipertemukan di simpangan kecil yang merupakan satu dari sekian banyak takdir Tuhan. Nyatanya tidak semua hal akan terus berjalan baik. Saat pikiran memberontak bahwa semua ini adalah salah, hati malah melangkahkan kaki dan mulai mendekat. Seharusnya dari awal tidak begini. -Adrian & Allona- Ini adalah kisah mereka. Mereka yang ditakdirkan bertemu, tapi tidak bisa menyatu. Mereka yang ditakdirkan saling menyimpan rasa, tapi berujung malapetaka. Manusia bisa menentukan pilihan mereka tapi tidak dengan takdir yang telah dipersiapkan Sang Maha Kuasa. [Cerita dibuat untuk kepentingan Writing Squad] [Terimakasih kepada @Firsrtcrishanny_ untuk banyak ilmu yang berharga]
All Rights Reserved
#563
cintabedaagama
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • LOVE DIFFERENT RELIGION (END)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Aku, Kamu & Keyakinan {On Going}
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

"Tentang kiblat yang menjadi arahku pulang, dan salib yang membuatmu tenang." ** Pertemuan Rafa dan Ana dimulai dengan cara yang sangat sederhana. Di suatu sore ketika mereka berkunjung di sebuah toko bunga yang sama, untuk mencari sesuatu yang sama, namun, dengan garis takdir yang berbeda. Mungkin Rafa bukanlah orang yang baik, tetapi ia percaya, kalau peri kecil yang sedang ia tatap itu adalah sesuatu yang baik. Mungkin Ana bukanlah seorang yang istimewa, namun ia percaya, pilihannya untuk mencintai Rafa adalah sesuatu yang sangat tepat. Kata orang, cinta beda agama itu ibarat menunggu bom waktu saja. Kalau tidak meledak hubungan dengan manusia, maka perkaranya bisa putus jalinan agama. Rumit, jaraknya terlalu jauh untuk ditempuh. Jika kata pisah bisa semudah mengatakannya, pasti akan mereka lakukan. Tetapi, Rafa dan Ana hanyalah dua remaja biasa, yang belum siap patah untuk kehilangan cinta pertama. ** Start : 06 November 2020 Copyright by zuliyantinv

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman