My Dangerous CEO

My Dangerous CEO

  • WpView
    LECTURES 1,149
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Bakal ada cerita yang di private yaaa!! "Lihat mataku Made.. lihat mataku" katanya lalu ia memutar posisi Madeleine dan langsung memeluk pinggangnya memastikan gadisnya tidak akan lari darinya. Dengan tangannya ia meraih dagu Madeleine dan membuatnya saling menatap satu sama lain. Mata indah berwarna biru muda milik Made seolah menyihir Theo. Theo langsung mengecup bibir Madeleine pelan tapi sangat lembut dan menggairahkan. Ia mengeratkan pelukannya dan meraih tengkuk Madeleine untuk mempererat ciuman mereka. "Kau hanya punyaku Made.. tubuhmu, hatimu, segalanya punyaku. Ingat itu Made. Tidak ada yang boleh menyentuhmu selain aku" ucap Theo sambil mengecup dahi, hidung, mata, dan bibir milik gadisnya itu
Tous Droits Réservés
#71
dangerous
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Naughty Baby on My Bed
  • Orang Ketiga (Complete)
  • My Dangerous Boy✅ {TURNER SERIES #1}
  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • She is Dara
  • Driving Me Crazy √ [COMPLETED]
  • SOLITUDE
  • Tempted
  • Intoxicate [KARYAKARSA]

⚠️ Warning!! Novel 18+++ Bijaksalah memilih bacaan sesuai dengan usia kalian. "Tidak perlu malu, itu hanya ciuman," kata Kenzo mulai menggoda Alexa lagi. Alexa mengalihkan pandangannya kearah pria di depannya yang hanya berjarak beberapa centimeter darinya. "Hah? Kau pikir aku malu kepadamu? Kau yang tidak tahu malu!" Alexa menatap Kenzo dengannya tatapan kesal meski wajahnya jelas merah merona. Kenzo menyeringai di dalam hatinya. "Ciumanmu sangat buruk, kau harus banyak belajar," cibirnya. "Aku bisa kok lebih baik," kata Alexa tidak terima dengan ejekan dari Kenzo. Kenzo mendekatkan wajahnya kembali kepada Alexa. "Benarkah? Aku tidak yakin," katanya dengan nada mengejek, sengaja memprovokasi Alexa. "Aku bisa kok!" "Hhmmm... Bisa? Kalau begitu tunjukkan jika kau memang bisa," ucap Kenzo semakin memprovokasi Alexa, sudut bibir pria tampan itu menyeringai licik.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu