Chimera
  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2020
Seorang gadis yang terjebak dalam jurang gelap tak berujung, sekuat apapun ia bertahan dirinya tetapi sama halnya ketika ia berusaha menanjak untuk keluar, ia tidak bisa keluar. Cecilia Kindy, gadis manis yang terkenal dengan senyuman ramahnya itu menyimpan ribuan rahasia dan kelam. Ia tidak bisa keluar dari lingkaran setan ini dan jalan satu-satunya adalah menjalani seperti kehidupan normal yang orang lain punya. Dirinya tidak hanya satu tetapi harus memiliki banyak karakter untuk beradaptasi dengan dunianya yang sebenarnya hanya sia-sia. Ini Chimera, cerita seorang gadis yang harus bermodifikasi untuk bertahan hidup dengan cara yang tak masuk akal dan sulit untuk kalian cerna. Note : Sebagian part mengandung unsur dewasa
All Rights Reserved
#1
maturestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG KINANTI
  • Satu Atap, Satu Hati
  • BULIR CINTA [END]
  • The Black Room
  • TRANSMIGRASI SKY : RUBY [On Going]
  • My Chiko
  • Everyone is There [√]📌
  • NO ESCAPE ✓
  • Where am I?

Semua orang seolah dapat membaca bagaimana kehidupan Kinanti, dari raut wajahnya sorot matanya semua tampak terlalu kelam. Tak ada binar secercah cahaya di pagi hari sedikitpun, entah penderitaan apa yang telah ia alami. Kinanti sadar itu. Semua orang menatapnya dengan tatapan kasihan. Namun ia tak pernah ada niatan untuk mengubah anggapan tersebut. Baginya don't jugde book by it's cover tidak berlaku untuk dirinya, karena memang begitu adanya. Bagi Kinanti bukunya begitu lusuh, kelam, bahkan hanya penderitaan. Ia sendiri tak pernah berani membagikan ceritanya lebih jauh kepada siapapun atau membiarkan orang lain yang membaca lembaran hidupnya lebih dalam, hingga suatu hari Kinanti menemukan binar dari seseorang yang menatapnya seolah memberi harapan. Sorot mata tanpa mengasihani. Kinanti percaya seseorang itu akan menolongnya menyudahi buku lama dan membuka lembaran kehidupan baru. Hingga seluruh semesta Kinanti mengarah "padanya". Namun Kinanti lupa bahwa di dunia tak selalu berjalan sesuai dengan apa yang dirinya mau saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines