Really Don't Care

Really Don't Care

  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2017
"Sumpah dia ganteng banget" "Senyumnya manis bat " "Kapan dia jadi pacar gue" Hanya kata-kata itu yang Rachel dengar saat dia berada di sekolah.Kata-kata yang membuatnya bosan. 'Kenapa si lo gak suka sama Rafa??' 'Ya ga suka aja.' 'Suka baru tau rasa ya lo.' Rachel seorang gadis cantik yang tomboy, dan dia juga cuek. Dia paling males kalo udah ngomongin tentang yang namanya cowok, dan juga CINTA.
All Rights Reserved
#209
rachel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • BE A RAINBOW
  • ATHARA (SELESAI) ✔
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • THE CLIMB [Completed]
  • ALYA (END)
  • Elvina [COMPLETED]
  • Time Heals [TAMAT]
  • F A K E ? [End]
  • Pupus [Completed]

ICE BOY SUDAH TERBIT DAN ADA DI SELURUH GRAMEDIA Unpublik ya critanya. Part bnyk yg di apus. "Lo udah sayang belum sama gue?" tandas Lea membuat Aldi terkejut. Karena Aldi diam saja Lea pun memilih mengalah. Sudah dikatakan bukan tidak ada ruang untuk dirinya dihati kecil Aldi. Memang benar. Tidak ada ruang sedikitpun untuk dirinya dihati kecil Aldi. "Yaudah kalo lo belum sayang sama gue sekarang, besok gue tanya lagi deh. Siapa tau lo kerasukan jin tomang terus lo ngomong sayang lea, ah senangnya" ucap lea yang membuat aldi melongo mendengarnya. "Lo gila ya?" ucap aldi heran dengan tingkah perempuan didepannya ini. Tadi lea berbicara bijak dan sekarang lihat lah otak lea mulai kembali gesrek. "Gila Karena lo!" jawab lea sambil tersenyum lebar. "Lo sinting!" ucap aldi membuat lea mengedikan bahunya tak peduli. "Sinting karena lo" jawab lea santai lalu lea berjalan meninggalkan aldi. Ini menceritakan tentang Lea yang giat berjuang untuk mencairkan dinginnya hati Aldi yang tidak dapat disentuh. Bagi Lea makian dan bullyan adalah hal yang sudah sangat biasa diterimanya. Bahkan urat malunya sudah putus, yang ada dibenaknya adalah 'Aldi milik Lea'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines