Mencintaimu Adalah Perang

Mencintaimu Adalah Perang

  • WpView
    Reads 9,960
  • WpVote
    Votes 432
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 30, 2019
"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marry With My Senior ( SUDAH DIBUKUKAN DAN TERSEDIA DI APLIKASI DREAME)
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • SIMALAKAMA💋
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Daily Quotes
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Aurellia, Love Story
  • Jatuh Cinta itu Luka

→DILARANG BAPER,WALAUPUN MENYAKITKAN.← Aku punya rasa yang tak biasa setelah cukup lama memudar tanpa warna. Sedikit akan aku deskripsikan bagaimana posesifnya aku yang terus membekas di ingatan, di ingat bagaimanapun akan terasa hangat sampai menutup usia. Kini semua menjadi cerita lama yang tertutup rapat, di hiasi debu dan tampak usang. Sebab di matamu tidak ada yang istimewa dari sudut pandang manapun, bahkan hanya hal biasa saja. Mungkin kamu sudah lupa dari beberapa tulisan yang aku rangkai di sini adalah cara manismu. Tapi percayalah, cinta tulusku akan selalu terjaga rapi, mendoakan dari jauh untukmu agar selalu bahagia. Di ketikan part ini juga, aku benar - benar memupuk rindu yang membuncah hebat, tertuang lepas pada isak tangis di atas sajadah. Kali ini mencintaimu dengan caraku sendiri, ' berbisik di sujud langit gemuruh mendengarnya' . lain kali di waktu begitu baik, semua mimpi akan menjadi nyata bukan fatamorgana, kamu ada di sebelahku dan kamu adalah takdirku. Chocolatea, 2016 akhir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines