Triangle Love

Triangle Love

  • WpView
    Reads 1,033,209
  • WpVote
    Votes 25,370
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 6, 2020
DULU BERJUDUL ABOUT MEMORIES! Kisah ini menceritakan tentang kisah cinta segitiga antara tiga orang sahabat. Konflik batin ketiganya pun cukup menguras perhatian pembaca. Hati boleh patah karena cinta, tapi persahabatan tak boleh rusak karena rasa. "Semua orang tau menunggu sesuatu hal sangat membosankan, namun tidak denganku menunggumu adalah sebuah kewajiban. Namun dengan teganya kau menyia-nyiakan itu semua." -Raffael Mauzar Renandhika- "Aku yang kau anggap cinta sejati, tak lain hanyalah kabut ilusi yang kau ciptakan sendiri. Cinta dengan obsesi beda tipis." -Diandra Divana Ananta- "Melihat kebahagiaan mu adalah hal yang menyenangkan sekaligus menyedihkan untuk ku!" -Bella Siviana- Bagaimanakah akhir cerita Raffa, Diandra, dan juga Bella? Siapakah yang akan Raffa pilih nantinya? Diandra wanita yang semenjak kecil sudah menjadi pujaan hatinya atau malah Bella wanita yang baru saja masuk kedalam hidupnya namun mampu memporak porandakan hatinya? Ikuti terus kisah mereka
All Rights Reserved
#942
pintar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Diam(End)
  • ASRAR|
  • SYAKILA
  • My Stupid Boyfriend
  • Sunyi yang Menyatukan
  • ALENA &  ALDO
  • Love Is Confusing
  • Gugup Itu Tanda Suka

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines