Potret Sederhana

Potret Sederhana

  • WpView
    LECTURAS 105
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 2, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
"Gangga. Alasan filosofis kenapa aku selalu mengambil potret adalah, karena aku tahu setiap kenangan yang ada akan selalu sama. Meskipun, orang yang di dalam potret tak lagi sama" kata Banyu sambil memotret anak perempuan itu yang sedang memandang dirinya. Copyright©2017, Nisa Oktaviani
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • BENCI TAPI CINTA [COMPLETED]
  • ALVINA
  • Struggled
  • SUNSHINE
  • For My Devan
  • 𝐜𝐫𝐚𝐳𝐲 ���𝐬𝐭𝐮𝐩𝐢𝐝 𝐥𝐨𝐯𝐞 | 𝐣𝐮𝐧𝐠𝐤𝐨𝐨𝐤✔
  • In My Dream (Selesai)
  • Hypocritical (Zeedel)
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido