Potret Sederhana

Potret Sederhana

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 2, 2018
"Gangga. Alasan filosofis kenapa aku selalu mengambil potret adalah, karena aku tahu setiap kenangan yang ada akan selalu sama. Meskipun, orang yang di dalam potret tak lagi sama" kata Banyu sambil memotret anak perempuan itu yang sedang memandang dirinya. Copyright©2017, Nisa Oktaviani
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Failure . ℅
  • TMS [1] Trouble Maker
  • My Enemy Ayna
  • In My Dream (Selesai)
  • 𝐜𝐫𝐚𝐳𝐲 𝐬𝐭𝐮𝐩𝐢𝐝 𝐥𝐨𝐯𝐞 | 𝐣𝐮𝐧𝐠𝐤𝐨𝐨𝐤✔
  • Struggled
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Don't Talk About Money
  • Hypocritical (Zeedel)

follow dulu sebelum membaca ☺ Dilihat - lihat aja ga papa yang penting saya happy☺ Dilarang keras menjiplak dan mengcopy☺ Kegagalan dan kehancuran telah di mulai semenjak NAGISTA RUIH menginjak bangku SMA, semua mati satu persatu insiden terjadi karna meledaknya kota akibat dari kebodohan . Pertingkaian, dan perjalanan mereka penuh darah menguras energi. siapa yang paling kuat untuk bertahan di era ini. kamu atau aku.. " ? kita liat saja nanti..? bukanya kamu ada dia "? Akhirnya..! 9.30 am siswa baru berjalan menuju kelas mereka masing - masing. Nagi yang terlampau lemas menabrak seorang cowo dengan masker putih , cowo itu tidak melirik Nagi dia terus berjalan masuk dalam kelas duluan, satu kelas dengan Nagi. Kelas sudah terpenuhi dengan semua anak-anak , riuh . Nagi duduk lekas menidurkan kepalanya di meja . Suara ledakan keras di mana-mana dan pintu tertutup dengan keras, sontak membuat mereka diam, tembok retak dan debu berguguran seperti gempa. Salah satu dari mereka mencoba membuka pintu , dia menggobrak pintu dan mengotak ngatik gagang pintu tapi nihil , mereka pun ikut membantu tapi tiba - tiba ledakan mulai terdengat di bagian utara . Sontak membuat mereka berlari menuju jendela membawa bangku melihat keluar salah satu dari mereka terjatuh dan terkikih kesakitan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines