Injury
  • WpView
    Leituras 40
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mai 27, 2017
Russel menjadi pemurung sejak kejadian itu, kejadian ayah dan ibunya bertengkar hebat lalu bercerai. Ayah dan ibunya bahkan tidak memikirkan ia dan kakaknya, mereka sibuk dengan urusan mereka masing masing. Kini Russel tinggal dirumah saudaranya, dan Findy kakaknya sudah menikah. Russel merasa sudah tidak diperhatikan lagi oleh keluarganya bahkan waktu kakaknya menikah ia ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Namun, semuanya berubah semenjak kehadiran Jordan, teman lelakinya di sekolah.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Broken (Under Editing)
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • Kita Tidak Baik-baik Saja [END]
  • Shattered Soul
  • My Destiny is it Love You
  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • Luna
  • KANASKHARA
  • KALANDRA with ES [END]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo