black eagle and the secret agent

black eagle and the secret agent

  • WpView
    Reads 592,594
  • WpVote
    Votes 22,210
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 25, 2017
CERITA INI SAYA PRIVATE. PASTI KAN MEMFOLLOW AKUN INI TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACANYA. DI PRIVAT UNTUK KEAMANAN Biasanya yang kita tahu mafia itu kebanyakan dari pria tapi bagaimana kalau kepala boss besar mafia si Black EAgle adalah seorang gadis? gadis yang kelihatan anggun lemah dan lembut tapi ketika diarea gelap dia menjadi lebih kejam dari setan mungkin lebih tepatnya diabolic. Bertemu dengan beruang kutub yang dijodohkan kepadanya. Belum lagi masalah bahwa orang yang dijodohkan orang tuanya itu adalah secret agent yang mengincar dan memburu para mafia.... Bagaimana kisah nya lansung baca saja #tidak usah di vote kalau memang tidak suka. Hanya perlu berikan kritik dan saran. #untuk dibawah umur jangan membaca ini High rank #1 in action MEMFOLLOW AKUN INI TERLEBIH D
All Rights Reserved
#195
baddass
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Are You a Criminal? - #hackerseries 1.0 [✅] 🔚
  • Perfect Villains✅
  • Back To You (Complete)
  • The Enemy in My Bed - #hackerseries 2.0 [✅] 🔚
  • I'm Yours, Mr. Mafia
  • THE QUEEN OF MAFIA
  • MY  Hot Bodyguard (PROSES REVISI)
  • Another Half ( Dragon #2 )

Sebagian besar part sudah di unplublish untuk kepentingan penerbitan. ________________ WARNIIIIIIIIIIIIIIIING This is an ACTION story with EXTREMELY ROMANCE. Sorry, jika plot and scene di setiap chapternya bikin EXTREMELY BAPER. Diminta kebijaksanaanya buat para JON3S or UNJON3S (haduh bahasa gue) untuk tidak makin BAPER. ________________ Jendela kacaku diketok oleh seseorang. Seseorang yang asing dan aku baru pertama melihatnya. Aku membuka tirai jendelaku, aku bener-benar kaget dengan apa yang aku lihat. Perlahan aku membuka jendela apartemenku. Dia tersenyum kepadaku. Aku masih terbelalak melihat darah yang keluar dari dada kanannya. "Hai," sapanya dengan napas yang berat, "aku membutuhkan bantuanmu," kalimat dia berikutnya, dan dia memegang tanganku. Aku merasakan suhu dingin di tangannya, mukanya yang sangat pucat begitu jelas terlihat di cahaya malam yang minim. Aku segera menarik tangan dan tubuhnya ke pelukanku. Jika aku tidak menariknya pada detik itu juga, dia akan terjungkal dan jatuh seketika, dan dia pun akan kehilangan nyawanya. "Aku memegangmu, aku memegangmu." Aku membantunya berbaring, dia terlihat kesusahan mengatur nafasnya. Dia masih memegang tanganku dan berusaha untuk mengeluarkan kata, tapi pandanganya sudah mulai memudar dan dia tak sadarkan diri. ?? If you like this story, please vote, comment, and share?? Xoxo, io

More details
WpActionLinkContent Guidelines