MY JUTEK GIRLFRIEND

MY JUTEK GIRLFRIEND

  • WpView
    Reads 302
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 23, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"LO BISA NGGAK SIH,SEDIIIIKIIIIT AJAH BERTINGKAH LAKU DEWASA DI DEPAN GUE?" ucap Ririn dengan ekspresi marah dan suara Yang meninggi "baik lah, aku mau nonton bokep dulu, biar dewasa" ujar Radit Dengan seringai nakal menggoda Ririn "Dasar ya MESUM" Ucap Ririn Dengan menekankan Kata-kata mesum "katanya harus dewasa, gilirin gue mau jadi Orang dewasa bilangnya mesum, kamu gimana sih beb, jangan pimplan gitu dong" ujar Radit Dengan mecolek dagu Ririn "aaarrrggg, lo nyebelin banget ya, gue bisa gila kalau dekat-dekat lo terus" ucap Ririn dan pergi ninggalin Radit "I LOVE YOU TOO MY DEAR" Teriak Radit Dengan senyuman bangga Karena berhasil membuat Ririn kesal hari ini. "gue senang banget melihat lo marah, Kenapa ya?" gumam Radit dan masuk keruang kelasnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • Secretly Looking at You (END)
  • Ratapan seorang JONES!
  • Love Attack
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • The Man
  • My Sugar Daddy(END)
  • love you boy
  • SAD GHOST 6 ✓
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines